Survei LKPI: Airlangga Terkerek, Rivalnya Berpotensi Usung Politik Identitas

JAKARTA, KRJOGJA.com – Elektabilitas Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto semakin terkerek. Apalagi survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menemukan mayoritas responden menghindari memilih tokoh yang berpotensi menimbulkan polarisasi di masyarakat jika diusung sebagai capres, seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutive LKPI Andri Gunawan di Jakarta, Senin (9/5/2022), menyebutkan ketiga capres yang dianggap oleh mayoritas respoden sebagai tokoh bakal capres yang bisa menimbul polarisasi di masyarakat dalam bentuk politik identitas pada saat Pilres nanti.

Hal ini bisa dilihat bahwa yang memilih ketiga tokoh tersebut jika dijumlahkan hanya 29,9 persen. Tokoh yang dianggap tidak berpontensi menciptakan polarisasi serta memebawa politik identitas di masyarakat jika pilpres digelar bisa berjumlah 55,8 persen, sedangkan yang tidak memilih sebanyak 14,3 persen.

“Sepertinya masyarakat sudah kapok dengan Pilpres 2014 dan 2019 yang menimbulkan polarisasi di masayarakat dengan mengusung politik identitas,”ungkap dia.

Sementara itu elektabilitas tokoh dalam simulasi tertutup survei menempatkan Airlangga Hartarto 18,40%, Prabowo Subianto 16,80%, Ganjar Pranowo 8,20% , Andika Perkasa 6,80%, Puan Maharani 5,40%, Khofifah Indar Parawansa 5,10% dan Anies Baswedan 4,90%

Sementara itu Muldoko 4,40%, Dudung Abdurachman 3,30%, Gatot Nurmantyo 2,90%, Agus Harimurti Yudhoyono 2,90%, La Nyalla Mattaliti 2,30%, Muhaimin Iskandar 2,20%,, Erick Thohir 2,10%, sedangkan tidak memilih memilih 14,30%.

BERITA REKOMENDASI