Susi Pudjiastuti Minta Selamatkan Terumbu Karang Pulau Bokori

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Industri pariwista tak hanya memberikan dampak baik, terdapat juga dampak buruknya, seperti kesenjangan sosial di masyarakat sampai kerusakan alam. Sudah banyak kisah rusaknya alam akibat masifnya pengembangan industri pariwisata di suatu tempat, seperti terumbu karang Great Barrier Reef dan Raja Ampat.

Oleh karena itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengimbau agar pemerintah daerah dan masyarakat setempat ikut melindungi potensi alam yang ada, salah satunya yang berada di Pulau Bokori, Sulawesi Tenggara.

Berada di Kabupaten Konawe, Kendari, Pulau Bokori merupakan objek wisata perairan andalan Sulawesi Tenggara.  Namun, sejak beberapa tahun ini kondisi bawah lautnya tidak seindah dulu. Susi yang sudah datang langsung ke sana mengatakan kalau terumbu karangnya sudah rusak sehingga perlu diselamatkan.

"Saya sudah berkunjung di Pulau Bokori, airnya bagus, jernih, tempatnya cantik. Tetapi, ketika menyelam tiga meter ke bawah karangnya hancur semua. Ikan hanya lari-lari dan tidak ada rumah tempat tinggalnya," kata Susi di Kendari.

Susi lanjut mengatakan, ada beberapa terumbu karang yang mulai hidup dan berkembang, sehingga perlu dijaga. Mengetahui kawasannya memiliki objek wisata potensial, Pemerintah Sulawesi Tenggara terus melakukan promosi agar semakin banyak turis yang datang ke Pulau Bokori. (*)

BERITA REKOMENDASI