Tahun Depan Upah Minimum Provinsi Diusulkan Naik, Berapa?

Apalagi selama Juli-September 2020 Indonesia mengalami deflasi, maka dari itu ia menyarankan agar Pemerintah bijak dalam menentukan UMP 2021 agar tidak terjadi deflasi lagi. Namun yang terpenting daya beli tidak tergerus oleh inflasi nantinya.

“Hanya 1,5-2 persen saja kenaikan UMP, kan inflasi sekitar itu. Nah artinya kita coba naikan di 1,5 persen agar tidak tergerus oleh inflasi. Kalau kita punya uang 100 perak terus inflasinya 3 persen, sebenarnya uang kita sudah kurang 3 persen, yang tadinya 100 perak bisa beli 4 tempe, kalau inflasi naik harganya 100 perak cumin dapat 3 tempe,” imbuhnya.

Demikian, Timboel menegaskan yang terpenting Pemerintah harus menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Jangan sampai daya beli terus menurun dan tergerus oleh inflasi. Meskipun ada inflasi, paling tidak daya beli masih terkendali.

“Kalau daya beli ini bagus tetap konsisten dengan tahun sebelumnya barang juga bisa terbeli, artinya produksi akan semakin banyak, jika turun daya beli maka permintaan untuk produksi berkurang, sehingga pekerja banyak yang di PHK lagi,” pungkasnya.(*)

BERITA REKOMENDASI