Tangani Covid-19, Ditjen Dikti Anggarkan Rp405 Miliar

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) turut berpartisipasi menangani Covid-19 melalui beberapa program yaitu Mahasiswa Relawan untuk Covid-19, Peningkatan Kualitas dan Kapasitas Rumah Sakit Pendidikan Dan Fakultas Kedokteran, Fasilitas APD (Alat Pelindung Diri), Reagen dan Alat deteksi Covid-19 dengan RT PCR, Pengembangan dan Modifikasi Produk Inovasi untuk Pengendalian Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani mengumumkan laporan penanganan Covid-19 bidang pendidikan tinggi.dalam daring Jumat (7/8 2020)

Dana yang dialokasikan oleh Ditjen Dikti sebanyak 405 Miliar Rupiah. Anggaran ini terbagi menjadi 199 Miliar Rupiah untuk pengadaan di Pusat dan 205 Miliar Rupiah dana realokasi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Alokasi anggaran Covid-19 di pusat bertujuan mendanai pengadaan APD, PCR, dan Reagen untuk PTN dan PTS sebanyak 145 Miliar Rupiah. Sementara itu 54 Miliar Rupiah merupakan alokasi insentif untuk relawan. Sisanya, dana 205 Miliar Rupiah direalokasikan antara lain ke 25 Rumah Sakit dan Fakultas Kedokteran PTN.

Sejak tanggal 1 Agustus 2020, Ditjen Dikti telah menyebarluaskan relawan mahasiswa Covid-19 sebanyak 15.000 orang. Mereka tersebar di berbagai daerah di bawah koordinasi Fakultas Kedokteran (FK) perguruan tinggi yang terlibat dalam penangan Covid-19. Relawan mahasiswa ini utamanya berperan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

BERITA REKOMENDASI