Taviv Agus Riyanto Dilantik Jadi Sestama BKKBN

Era revolusi industri 4.0 telah mengubah cara pandang dan perilaku masyarakat. Menyadari hal ini BKKBN harus melakukan upaya agar menjadi relevan dan terhubung dengan generasi muda yaitu millenial, zillenial dan mungkin juga generasi alpha. Upaya rebranding tidak semata-mata mengubah identitas institusi, namun harus disertai perubahan mindset pegawai BKKBN. Semua program harus ter-delivered bukan sekedar disampaikan artinya kita tidak bisa lagi bekerja berdasarkan business as usual, sehingga harus ada quickwins yang dilakukan dalam waktu singkat namun terukur dan berdampak.

Dengan telah terpenuhinya seluruh formasi Jabatan Pimpinan Tinggi baik Madya serta Pratama di BKKBN hari ini, mari kita sukseskan seluruh program Bangga Kencana. Untuk itu, Saya minta kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik agar Segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi yang baru serta bersama-sama dengan seluruh jajaran untuk menciptakan strategi dalam meningkatkan indeks Reformasi Birokrasi serta melaksanakan setiap program kerja sesuai perencanaan yang telah dibuat dengan efektif dan efisien; Mengarahkan seluruh jajarannya dimasing-masing bidang (baik Pusat maupun Perwakilan BKKBN Provinsi) untuk memahami konsep skala prioritas mengingat kita sudah memasuki semester II di tahun anggaran 2020 ini; Bersama jajaran Inspektorat Utama dan Sekretariat Utama untuk bekerjasama agar seluruh Unit Kerja Eselon (UKE) I dan II di BKKBN dapat berpredikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani), dengan terlebih dahulu membangun Zona Integritas; Penyesuaian dengan Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang sejalan dengan peralihan dari Jabatan Administrasi (JA) ke Jabatan Fungsional tentu memerlukan penyesuaian yang tidak mudah.

“Tetapi perlu dipahami bahwa peralihan ini bertujuan untuk optimalisasi proses Reformasi Birokrasi dan transformasi jabatan ini tidak mengganggu kesempatan karir dan kesejahteraan ASN kedepannya dengan catatan peta jabatan dalam rangka pola karir JF serta upaya peningkatan kapasitas dijalani dengan baik,” tutup Hasto. (Ati)

BERITA REKOMENDASI