Tekun Jadi Agen BRILink, Lili Setiawan Mampu Sekolahkan Anak ke China

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Lili Setiawan (45) memutuskan berhenti kerja demi mengurus anak. Namun tekad ingin tetap mendapatkan penghasilan mendorongnya membuka usaha konter pulsa sekaligus menjadi agen BRILink.

“Sebelum lahir anak kedua, saya sebelumnya bekerja di perbankan bagian teller, terus karena saya harus menjaga anak saya terpaksa keluar. Terus saya berpikir usaha apa yang bisa dijalankan di rumah sambil jaga anak,” kata Lili.

Awalnya, Lili sering ikut forum pertemuan pemilik konter pulsa. Disitulah ia bertemu dengan teman sesama penjual pulsa yang juga sukses menjadi Agen BRILink. Lili penasaran dan akhirnya tertarik menjadi Agen BRILink. Tepatnya, kurang lebih 4 tahun dia sudah menjadi Agen BRILink.

“Saya menyontek teman, karena teman saya di Bandung ada yang buka Agen BRILink dan kebetulan dia maju usahanya. Kemudian teman saya nyuruh agar saya buka juga, ya sudah saya coba-coba saja di bank. Setelah dijalani ternyata memang bener menghasilkan,” ujar Lili.

Dalam sehari, Perempuan berusia 45 tahun ini mampu melayani 100 – 150 transaksi. Berbeda ketika hari libur Sabtu dan Minggu, justru ia mampu mencatat hingga 500 transaksi per harinya. Lili hanya bisa melayani transaksi hingga Rp 10-20 juta saja, lantaran modalnya terbatas.

“Saya bisa melayani transaksi yang kecil misalnya Rp 5.000 hingga minimal Rp 10 juta-Rp 20 juta, karena modal saya juga tidak besar-besar amat dan lebih dari itu saya tidak terima transaksi,” ungkapnya.

Selama menjadi Agen BRILink Lili tidak mengalami kesulitan. Hanya saja, kadang ada nasabah yang tidak sabaran ketika akan bertransaksi atau ada nasabah yang membawa uang recehan sehingga Lili yang harus merapikan uang tersebut. Itu semua dijalani Lili dengan kesabaran demi melayani nasabah.

Lili bercerita, selain meningkatkan perekonomian keluarga, ternyata ia juga membantu nasabahnya agar terhindar dari penipuan ketika bertransaksi di agennya. Dengan modal Rp10 juta, Lili bisa meraup untung hingga Rp15 juta perbulan.

Bahkan berkat menjadi Agen BRILink, dia bisa menyekolahkan anaknya sampai ke China dan pernah menjadi pembicara bagi mahasiswa S2 UI, tentunya itu merupakan hal yang sangat luar biasa bagi Lili. Reward lain yang Lili bisa dapatkan dari BRI adalah kesempatan jalan-jalan ke luar negeri sekeluarga. Saat itu, dia mendapatkan bonus performa atas usaha Agen BRILinknya ke Hong Kong.

Hal lain yang Lili rasakan adalah banyak dikenal orang. Misalnya, ketika sedang beraktivitas di luar rumah selalu ada yang menyapanya. Padahal dia mengaku tidak ingat dengan orang tersebut.”Wah kok orang itu care ke saya, senang dimana ketemu orang selalu disapa,” imbuhnya.

Demikian Lili mengaku bangga bisa menjadi bagian dari BRI sebagai Agen BRILink. Selain bisa mengurus keluarga di rumah, ia juga bisa membantu perekonomian keluarga. (*)BRI, BBRI, Agen BRILink, Inklusi Keuangan, Ekosistem Mikro, Pemberdayaan UMKM

—–

Ada Posisi Wakil Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo Tak Masalah

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo tak masalah ada jabatan wakil menteri PANRB. Tjahjo menyebut keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) semata-mata untuk penguatan Kemenpan-RB.

“Tidak masalah karena penguatan Kemenpan RB yang salah satunya melaksanakan visi misi presiden, yaitu reformasi birokrasi,” kata Tjahjo.

Politikus PDIP itu mengatakan belum ada sosok yang ditunjuk Jokowi untuk mengisi jabatan wakil menteri. Ia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Jokowi. Tjahjo menyatakan posisi wakil menteri PANRB juga sudah ada sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (*)

——

David Maulana Resmi Gabung Klub Kroasia HNK Rijeka

Mantan kapten Timnas Indonesia U-16 dan U-19, David Maulana, resmi berkarier di Liga Kroasia bersama HNK Rijeka.
David akan bertolak ke negeri seribu pulau tersebut pada Jumat (4/6). Namun, belum diketahui berapa durasi kontrak pemain berposisi sebagai gelandang serang tersebut.

Kepastian perekrutan David oleh Rijeka ini dikabarkan oleh Garuda Select. Garuda Select adalah sebuah program dari rekanan PSSI yang yang melatih pemain-pemain muda terpilih ke Inggris.

PILIHAN REDAKSI
3 Momen Lucu dalam Laga Timnas Indonesia vs Thailand
5 Pemain Timnas Indonesia yang Tampil Apik Lawan Thailand
3 Pemain Timnas Indonesia Terancam Absen Lawan Vietnam
Sejatinya David sudah cukup lama dikait-kaitkan bakal direkrut klub Eropa. Namun, pemain asal Sumatera Utara ini tak bisa berterus terang hingga ada kepastian.

Dengan kata lain, David akan berlatih bersama dengan pemain muda Indonesia lainnya yang sudah lebih dahulu dikontrak Rijeka, Brylian Negiehta Aldama. Karenanya David sangat semringah.

“Pastinya saya sangat senang bisa kembali bermain dengan Bri [Brilian Aldama]. Saya telah bertanya-tanya ke dia, misalnya istilah-istilah sepak bola yang digunakan dalam bahasa Kroasia,” ucap David.

Direktur Sepak bola Garuda Select Dennis Wise, pun gembira dengan kabar ini. Pasalnya, David dianggap sebagai salah satu pemain yang punya kualitas dan layak bermain di kompetisi Benua Biru.

“Di samping punya kemampuan yang bagus, David punya jiwa kepemimpinan yang baik saat berada di lapangan. Dia juga berani mengambil kesempatan, ketika diberi tantangan,” kata Wise.

Banner Live Streaming MotoGP 2021
“David melakukannya [tantangan yang diberikan] dengan baik dan menunjukkan keinginan bersaing yang tinggi,” ucap mantan pemain timnas Inggris dan Chelsea ini menambahkan.

Beberapa pemain Timnas Indonesia diketahui tengah menapaki karier di luar negeri. Mereka adalah Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk (Polandia), Witan Sulaeman di FK Radnik Surdulica (Serbia), dan Bagus Kahfi di Utrecht (Belanda).

——-

Kasus Covid-19 Merebak di Perbatasan Myanmar Dekat India

Klaster penularan virus corona dikabarkan melonjak di dekat perbatasan barat laut Myanmar dengan India.

Kemunculan klaster corona baru itu menyebabkan peningkatan kasus infeksi Covid-19 paling tajam

Data resmi pemerintah Myanmar yang dirilis Kamis (3/6) menunjukkan 122 kasus penularan baru dalam sehari.

Meski jumlah itu terbilang rendah dibandingkan negara tetangga, namun angka penularan tersebut yang tertinggi selama empat bulan terakhir bagi Myanmar.

Dilansir Reuters, banyak kasus penularan corona berasal dari Negara Bagian Chin yang berbatasan langsung dengan India. Hal itu meningkatkan kekhawatiran bahwa varian baru corona dari India telah masuk dan menyebar di Myanmar.
Baca juga: Konflik Membara, Myanmar Terancam Jadi Pusat Ledakan Covid-19

Sebab, tren penularan corona di India saat ini masih tinggi terutama dengan kemunculan varian baru virus corona yang dinilai lebih menular.

“Tiga orang meninggal dalam sehari kemarin. Banyak orang takut,” kata relawan Kelompok Bantuan Zomi Care and Development, Lang Khan Khai, di Kota Tonzang sekitar 20 kilometer dari perbatasan India.

Banyak petugas medis Myanmar khawatir bahwa hanya sedikit kasus corona yang terdeteksi di negara itu. Sebab, tren pengujian tes corona disebut terus menurun terutama setelah kudeta berlangsung.

Rata-rata pemeriksaan corona saat ini adalah lebih dari 1.400 pengujian harian dalam sepekan terakhir. Jumlah itu jauh berkurang dari 17.000 pemeriksaan dalam sehari sebelum kudeta berlangsung.

Hingga kini Kementerian Kesehatan Myanmar belum dapat dimintai konfirmasi.

Myanmar dikhawatirkan menjadi episentrum ledakan kasus Covid-19 di tengah konflik yang terus membara sejak kudeta terjadi.

Baca juga: Empat Bulan Kudeta Myanmar, Korban Tewas Capai 842 Jiwa

Koordinator kesehatan Federasi Internasional Palang Merah, Abhishek Rimal, menyoroti keadaan di perbatasan Myanmar yang kacau balau.

Menurutnya, perbatasan Myanmar seharusnya memperketat protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Namun, saat ini, perbatasan Myanmar dipadati para warga yang ingin kabur menghindari kekerasan dan konflik dengan aparat.

Kantor Koordinasi Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOCHA) melaporkan bahwa hingga 27 Mei, tercatat 46 ribu warga Myanmar kabur dari tempat tinggalnya demi menghindari konflik.

Sekitar 37 ribu dari total pengungsi itu merupakan warga negara bagian Kayah yang kabur ke Thailand setelah baku tembak antara militer dan milisi etnis lokal.

Selain Kayah, sejumlah daerah perbatasan Myanmar lainnya juga menjadi sorotan, salah satunya negara bagian Chin, terutama Kota Mindat yang berbatasan langsung dengan India. Di negara bagian itu, ribuan orang juga kabur dari tempat tinggalnya.

Tak hanya di perbatasan, penanganan Covid-19 di pusat kota Myanmar juga tidak terorganisir dengan baik bahkan jauh sebelum kudeta terjadi.

Baca juga: Petinggi ASEAN Disebut Akan Kunjungi Myanmar Temui Junta

Kini, junta militer bahkan memerintahkan pembukaan kembali sekolah pada bulan ini. Mereka mengancam para orang tua yang tak mengizinkan anaknya ke sekolah.

Sejauh ini, menurut data Worldometer, Myanmar tercatat memiliki 143 ribu kasus corona dengan 3.218 kematian, cukup rendah jika dibandingkan negara Asia Tenggara lain.

Meski begitu sejumlah pihak khawatir angka itu tidak mewakili keadaan sebenarnya, di mana banyak kasus positif yang tidak terkonfirmasi.

(rds/dea)

——-

Hujan Meteor Ariteid Bisa Dilihat di Langit RI 7 Juni

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan masyarakat dapat menyaksikan puncak hujan meteor Arietid pada 7 Juni 2021.
“Hujan meteor ini dapat disaksikan saat menjelang fajar dari berbagai tempat di Indonesia,” Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Emanuel Sungging Mumpuni mengutip Antara, Jumat (4/6).

Baca juga: Fenomena Langit Awal Juni, Hujan Meteor dan Apoge Bulan
Emanuel menuturkan hujan meteor itu dapat disaksikan langsung tanpa alat bantu. Dia mengatakan hujan meteor Arietid telah aktif sejak 14 Mei hingga 24 Juni 2021.

Hujan meteor Arietid merupakan satu-satunya hujan meteor yang dapat disaksikan ketika siang hari.

Pada saat puncak hujan meteor, akan ada 50 meteor per jam ketika di zenit, dapat disaksikan dari arah timur-timur laut sebelum fajar astronomis, berkulminasi di arah utara pada pukul 10.00 waktu setempat dan terbenam di arah barat-barat laut pada pukul 16.00 waktu setempat.

Baca juga: Ahli Bongkar Fakta Cahaya di Gunung Merapi, Diduga Meteor
Pada 8 Juni 2021, masyarakat dapat menyaksikan fenomena astronomi yakni apoge bulan.

Apoge bulan adalah kondisi ketika Bulan berada pada titik terjauh dari Bumi, sehingga Bulan akan terpantau lebih kecil. Apoge bulan itu terjadi pada pukul 09.38 WIB.

Selain itu, telah terjadi fenomena astronomi menarik lainnya di awal Juni 2021 yakni fase bulan perbani akhir pada 2 Juni, dan ketampakan terakhir Merkurius ketika senja pada 3 Juni.

———

3 Pemain Timnas Indonesia Terancam Absen Lawan Vietnam

Tiga pemain kunci timnas Indonesia terancam absen melawan Vietnam pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, Senin (7/6).
Ketiga pemain tersebut adalah Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan I Kadek Agung. Mereka mengalami cedera saat melawan Thailand, Kamis (3/6).
Egy ditarik pada menit ke-63 setelah merasakan sakit di bahu kiri. Cedera bahu tersebut terjadi saat terjatuh karena terpeleset dalam pergerakan tanpa bola di pertahanan lawan.

PILIHAN REDAKSI
Momen Dua Gol Indah Timnas Indonesia ke Gawang Thailand
3 Momen Lucu dalam Laga Timnas Indonesia vs Thailand
5 Pemain Timnas Indonesia yang Tampil Apik Lawan Thailand
Shin Tae Yong, pelatih timnas Indonesia, memasukkan Osvaldo Haay sebagai pengganti. Sayang, akselerasi pemain Persija ini di sisi kiri penyerangan tak seefektif saat Egy tampil.

Tujuh menit berselang setelah Egy keluar, giliran Witan yang mengerang kesakitan dan terpaksa dipapah keluar lapangan pertandingan.

Pergelangan kaki kiri Witan terkilir saat berbenturan dengan pemain lawan. Saat jatuh setelah menyeruduk lawan dari belakang, Witan terpeleset yang membuat kakinya salah bertumpu.

Sebagai gantinya Shin memasukkan Adam Alis. Namun, sama seperti Osvaldo, pemain Bhayangkara FC ini gagal mengeluarkan permainan terbaiknya. Kombinasinya dengan Asnawi Mangkualam belum efektif.

Pada menit ke-84 giliran pencetak gol pertama Indonesia ke gawang Thailand, I Kadek Agung, juga tersungkur di tengah lapangan. Genta Alparedo lantas menggantikan Kadek.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto, menyebut ketiga pemain ini sedang menjalani pemeriksaan. Nova tak bisa memprediksi apakah ketiganya bakal main atau tidak di laga selanjutnya.

Banner Live Streaming MotoGP 2021
“[Saat ini Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan I Kadek Agung] masih diobservasi tim medis,” kata Nova kepada CNN Indonesia pada Jumat (4/6) siang.

Duel Timnas Indonesia vs Vietnam merupakan partai keenam Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Al Maktoum, Dubai, Senin (7/6).

———

Tak Ada Lagi Diskon Listrik Mulai Juli 2021

Pemerintah tidak akan memberi stimulus diskon listrik sebesar 50 persen kepada pelanggan golongan rumah tangga, industri, dan bisnis kecil berdaya 450 VA mulai Juli 2021. Begitu juga dengan stimulus diskon listrik 25 persen untuk pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA akan dihentikan mulai bulan depan.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan keputusan ini sejalan dengan ketentuan pemberian stimulus diskon listrik yang hanya diperpanjang dari April menjadi Juni 2021 saja. Artinya, lepas dari bulan ini tidak ada stimulus itu karena tidak lagi diperpanjang pemerintah.

“Kemarin kami sudah diskusi dengan teman-teman di Kementerian Keuangan, pemerintah sepakat untuk tidak lagi memberikan stimulus listrik untuk masyarakat pada Juli nanti,” ungkap Rida dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/6).

Baca juga: Subsidi Listrik Rumah Indekos Daya 450 VA Terancam Dicabut
Rida mengatakan keputusan ini sejatinya bukan ranah kementeriannya. Pasalnya, kebijakan stimulus masuk dalam satu kesatuan program bantuan sosial (bansos) pemerintah yang melibatkan banyak kementerian/lembaga.

“Itu bukan di kita keputusannya (akan perpanjang atau tidak), ini keputusan umum dan menyangkut bansos lain,” tuturnya.

Sebelumnya, untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19, pemerintah memberikan gratis listrik kepada pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri berdaya 450 VA sejak tahun lalu. Namun, memasuki tahun ini, subsidinya dipangkas, yaitu diskon menjadi 50 persen saja dari total tagihan.

Sementara pelanggan berdaya 900 VA semula mendapat diskon 50 persen pada 2020. Lalu, diskon berkurang jadi 25 persen sejak awal tahun ini.

Baca juga: Strategi Erick Thohir Sehatkan PLN yang Punya Utang Rp500 T
Tak hanya menyudahi stimulus berupa diskon listrik, nantinya stimulus kelistrikan lain yang masuk dalam paket stimulus dengan periode sampai Juni 2021 juga akan berakhir.

Misalnya, pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum, yakni di bawah 40 jam nyala diberlakukan bagi tiga golongan.

Kemudian, pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan golongan layanan khusus disesuaikan dengan surat perjanjian jual beli tenaga listrik (SPJBTL).

Selanjutnya, pembebasan biaya beban atau abonemen sebesar 50 persen bagi pelanggan sosial 450 VA dan 900 VA, bisnis 900 VA, dan industri 900 VA.

———

AS Kecam Jet China Terobos Wilayah Malaysia di Kalimantan

Amerika Serikat mengecam penerobosan wilayah udara Malaysia di Kalimantan dan Taiwan oleh kru jet tempur China dalam beberapa pekan belakangan.
Komandan Angkatan Udara AS untuk Kawasan Pasifik, Kenneth Wilsbach, mengatakan bahwa pihaknya tak menyangka China akan begitu agresif di kawasan.

“Kami salah perhitungan di kawasan ketika ada aktivitas-aktivitas di mana mereka masuk ke wilayah udara orang yang seharusnya tidak boleh,” ujar Wilsbach sebagaimana dikutip AFP, Jumat (4/6).

Wilsbach melontarkan pernyataan ini setelah China beberapa kali menerobos wilayah udara Taiwan dalam setahun belakangan.

Baca juga: Sederet Seteru China dan Malaysia di Laut China Selatan
China kembali menarik perhatian setelah 16 jet tempurnya menerobos wilayah udara Malaysia di atas daerah sengketa di Laut China Selatan pada awal pekan ini.

Selama ini, China memang terus mengklaim bahwa Taiwan masih merupakan bagian dari wilayah kedaulatan mereka di bawah Kebijakan Satu China.

“Saya meyakini ini merupakan strategi China untuk menekan angkatan udara Taiwan,” ucap Wilsbach.

Untuk insiden di Malaysia, China mengklaim bahwa mereka hanya melakukan latihan rutin dan tak memasuki wilayah udara Negeri Jiran.

China memang terlibat sengketa wilayah di Laut China Selatan dengan sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Filipina.

Filipina sempat mengajukan gugatan ke Pengadilan Internasional mengenai klaim China ini. Pengadilan pun menolak klaim China tersebut, tapi Beijing tak terima atas keputusan itu.

Melihat pergerakan China ini, AS mulai memikirkan memindahkan asetnya di sekitar kawasan agar tak mudah menjadi target.

“Kami meneliti tiap lahan di kawasan itu dan kami menganalisis kemungkinan untuk digunakan sebagai tempat beroperasi,” kata Wilsbach.

(rds)

——-

Nadiem Minta Sekolah Tatap Muka Juli, DKI Tunggu Arahan Anies

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menunggu instruksi Anies Baswedan selaku gubernur terkait kebijakan sekolah tatap muka. Dinas Pendidikan tidak ingin kebijakan itu nantinya justru membuat klaster baru penyebaran virus corona (Covid-19) di sekolah.
Hal tersebut disampaikan Humas Dinas Pendidikan DKI, Taga Radja Gah sekaligus merespons imbauan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek)
“Kalau dari kementerian meminta tatap muka bulan Juli, dari Pemda DKI, terutama Dinas Pendidikan belum ada arahan membuka secara serentak,” kata Taga kepada wartawan, Jumat (4/6).

Baca juga: P2G Kritik Nadiem Ngotot Buka Sekolah: Vaksinasi Guru Lamban
Taga mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus pelaksanaan uji coba tatap muka. Ia menyebut, sekitar 300 sekolah di Jakarta akan melaksanakan uji coba tahap kedua mulai Senin (7/6).

Ia menegaskan, pihaknya belum mendapatkan instruksi dari Anies terkait pembukaan sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru secara serentak.

Menurut Taga, pihaknya bukan tidak mau mengikuti ketentuan Kemendikbud Ristek. Namun, menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI juga memiliki berbagai pertimbangan sebelum membuka sekolah tatap.

“Tapi kan kalau kita pertimbangkan. Saya selalu ulang-ulang bahwa pimpinan kita adalah Pak Gubernur pertimbangkan kesehatan dan keselamatan anak-anak,” ujar Taga.

Ia juga tak ingin pembukaan sekolah nantinya malah menciptakan klaster baru penyebaran Covid-19. Menurut dia, jika hal itu terjadi, maka yang akan disalahkan pihak Pemprov.

“Saya juga setuju DKI harus hati-hati, ini kan penyakit bukan main-main. Tetap kita mempertimbangkan keinginan anak untuk belajar untuk tatap muka, tapi kesehatan juga diutamakan,” jelasnya.

Baca juga: Edy Tolak Sekolah Tatap Muka: Tanya Tuhan, Turun Tidak Covid
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim sebelumnya bersikeras membuka sekolah dengan skema tatap muka pada Juli tahun ini. Kebijakan tersebut diambil di saat kasus Covid-19 justru sedang melonjak pascalibur lebaran.

Nadiem menyatakan tidak ada tawar menawar demi pendidikan. Nadiem beralasan masa depan Indonesia sangat bergantung pada sumber daya manusia.

“Tidak ada tawar-menawar untuk pendidikan, terlepas dari situasi yang kita hadapi,” kata Nadiem dalam acara yang disiarkan YouTube Kemendikbud RI, Rabu (2/6).

Meski mengaku memahami kekhawatiran orang tua, namun mantan Bos Gojek itu menyebut penundaan membuka sekolah bisa berdampak panjang.

Pembukaan sekolah Juli nanti, kata dia, juga berdasarkan pertimbangan usai dirinya membaca dan mendengar langsung keluhan para pelajar di media sosial.

(dmi/psp)

——-

Gading Marten Akuisisi Persikota

Aktor papan atas Indonesia Gading Marten dikabarkan resmi mengakuisisi saham klub Liga 3, Persikota Tangerang, Jumat (4/6).
Hal tersebut diketahui dari unggahan Persikota di Instagram. Dalam unggahan foto yang dibumbui keterangan itu diumumkan telah terjadi kesepakatan untuk membangun Si Bayi Ajaib.

“Persikota Tangerang secara resmi telah mencapai kata sepakat dengan salah satu tokoh, artis, pengusaha dan pegiat sepak bola ternama tanah air untuk bersama memajukan Bayi Ajaib lolos ke liga 2 musim ini. Welcome @gadiiing! Gading Marten is Baby Force!” tulis Persikota.

PILIHAN REDAKSI
3 Momen Lucu dalam Laga Timnas Indonesia vs Thailand
5 Pemain Timnas Indonesia yang Tampil Apik Lawan Thailand
3 Pemain Timnas Indonesia Terancam Absen Lawan Vietnam
Hanya saja, belum diketahui seberapa besar saham Persikota yang dikuasai Gading. Sebagai klub kasta terbawah dalam piramida kompetisi PSSI, harga Persikota ditaksir tak setinggi klub Liga 2.

Apalagi Persikota juga tak punya aset yang mentereng. Seperti umumnya klub tradisional Indonesia, aset terbesar klub hanya lambang dan suporter.

Namun, saat ini markas Persikota yakni Stadion Benteng tengah direnovasi. Pembenahan stadion ini menjadi daya tawar, karena Persikota dipastikan tak lagi jadi tim musafir.

Sejatinya Persikota punya nama cukup harum di belantika sepak bola nasional. Tim kelahiran 1994 ini pernah merusak dominasi tim-tim besar, seperti Persija dan Persib.

Banner Live Streaming MotoGP 2021
Bahkan, lahir istilah derbi panas Indonesia pada awal milenium. Derbi yang dimaksud itu adalah pertandingan antara Persikota lawan Persita Kabupaten Tangerang.

Derbi panas ini akhirnya dihentikan lewat jalur politik, yakni fatwa haram sepak bola di Tangerang. Pasalnya, banyak jatuh korban karena rivalitas buta tersebut.

——–

Es di Laut Antartika Mencari Dua Kali Lebih Cepat

– Es di wilayah pesisir Kutub Utara dilaporkan mencair dua kali lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Laporan itu diungkap lewat studi terbaru dengan implikasi yang mengkhawatirkan bagi perubahan iklim.

Analisis yang dipimpin oleh para peneliti di Universitas College London (UCL) Inggris, menyimpulkan es di wilayah pesisir Kutub Utara menipis 70 hingga 100 persen lebih cepat dari konsensus yang ditetapkan.
Penilaian disimpulkan setelah tim melakukan penelitian pada kedalaman salju di atas es, selama beberapa dekade saat planet ini dianggap mulai menghangat.

“Kami percaya perhitungan baru kami adalah langkah visioner yang besar dalam hal menafsirkan data yang kami miliki dari satelit secara lebih akurat,” kata profesor UCL Julienne Stroeve, dalam jurnal The Cryosphere, mengutip AFP.

Baca juga: Ahli Ungkap Penyebab Gunung Es Terbesar di Dunia Pecah
Wilayah Arktik menjadi rumah bagi jutaan kilometer persegi es yang dianggap penting untuk menjaga planet ini tetap dingin. Namun Julienne mengklaim wilayah itu memanas tiga kali lipat pada tingkat global.

Ketebalan es di Arktik dihitung dengan mengukur ketinggian es di atas air. Tapi pengukuran itu terdistorsi oleh salju yang mengapung. Para ilmuwan telah menyesuaikannya dengan menggunakan peta kedalaman salju di Kutub Utara yang diklaim UCL tidak memperhitungkan dampak perubahan iklim.

“Penghitungan ketebalan es laut sebelumnya didasarkan pada peta salju yang terakhir diperbarui 20 tahun lalu,” kata Robbie Mallett, pemimpin penelitian tersebut.

Ia mengatakan es laut mulai terbentuk di akhir tahun, salju di atas lapisan itu harusnya memiliki waktu untuk tertumpuk.

“Kami memperhitungkan kedalaman salju yang menurun untuk pertama kalinya, dan menunjukkan bahwa es laut menipis lebih cepat dari yang kami duga,” ujarnya.

Baca juga: Ahli BMKG Jelaskan Pergeseran Poros Bumi dan Perubahan Iklim
Ketegangan global
Para peneliti menggunakan satelit Badan Antariksa Eropa untuk menghitung waktu yang dibutuhkan gelombang radar untuk mengetahui dari pantulan dari es, yang memungkinkan peneliti untuk menyimpulkan ketebalan total es.

Tim UCL menghitung dengan model penghitungan salju yang dikembangkan dalam kemitraan dengan Colorado State University, Amerika Serikat.

Model itu menghitung kedalaman dan kepadatan salju menggunakan suhu udara, hujan salju dan data gerakan es, untuk melacak berapa banyak salju yang terakumulasi di es laut saat bergerak di sekitar Kutub Utara.

Hasil gabungan itu memungkinkan para ilmuwan untuk mengukur tingkat keseluruhan penurunan ketebalan es, serta variabilitasnya dari tahun ke tahun. Mallett mencatat ketebalan es laut dari seluruh wilayah dianggap sangat penting karena merupakan “indikator sensitif kesehatan Arktik”.

Es yang lebih tebal berfungsi sebagai selimut isolasi, untuk memfilter lautan dari pemanasan atmosfer di musim dingin, dan melindungi lautan dari sinar matahari di musim panas, katanya.

Carinya es memicu ketegangan geopolitik karena negara-negara melihat sumber daya kutub utara yang belum dimanfaatkan dengan rutinitas maritim terbaru.

Bulan lalu, negara-negara di wilayah Kutub Utara termasuk Amerika Serikat dan Rusia berjanji untuk memerangi perubahan iklim, untuk menjaga perdamaian di kawasan itu ketika kepentingan strategisnya meningkat.

———-

Biden Larang AS Investasi di Perusahaan Teknologi China

Presiden Amerika Serikat Joe Biden melarang investor maupun perusahaan negeri Paman Sam untuk menanamkan investasi ke perusahaan pertahanan dan teknologi China. Larangan ini meluas dari yang sebelumnya pernah dikeluarkan oleh Presiden Donald Trump pada era kepemimpinannya dulu.
Melansir CNN Business, larangan itu tertuang dalam aturan pemerintah yang ditekan Biden pada Kamis (3/6) dan akan berlaku mulai 2 Agustus 2021. Larangan ditujukan ke 59 perusahaan dengan alasan ancaman mata-mata China.

Beberapa perusahaan yang tetap ada dalam daftar tersebut merupakan perusahaan yang pernah masuk daftar hitam (blacklist) Trump, seperti Huawei, Hikvision, China Mobile, China Telecommunications, dan China Unicom.

Baca juga: Biden Tambah Jumlah Investor China yang Masuk Daftar Hitam AS
Gedung Putih menyatakan keputusan ini diambil karena ancaman mata-mata dari China semakin luar biasa. Kebijakan ini tentunya diprotes oleh China.

Menurut pemerintah China, kebijakan ini akan membatasi dan merugikan bisnis dari perusahaan-perusahaan negeri tirai bambu. Bahkan, keputusan ini juga dinilai bakal merugikan investor global, termasuk dari AS sendiri.

Kendati begitu, sejumlah analis menilai langkah Biden tetap lebih diplomatis ketimbang Trump, meski sama-sama mengeluarkan larangan.

“Perlu digarisbawahi ini kesulitan yang akan dihadapi perusahaan keuangan Amerika di masa depan, untuk mencoba memilah mana dari investasi mereka yang memiliki ikatan kembali dengan China,” ungkap Peneliti di Hinrich Foundation Alex Capri.

BERITA REKOMENDASI