Telah Lahir, Asosiasi Penulis Profesional Indonesia

JAKARTA (KRjogja.com) – Sekitar 100 penulis dari 7 Provinsi dan 18 Kota di Indonesia mendeklarasikan Asosiasi Penulis Profesional Indonesia (Penpro) di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, Kamis (22/12/2016). Dalam kesempatan tersebut terpilih sebagai ketua adalah Bambang Trim, yang dikenal sebagai pakar perbukuan di Indonesia.

"Saya berharap kelahiran Asosiasi Penpro menjadi titik tolak kebangkitan banyak penulis Indonesia menjadikan menulis bukan sekadar jalan menuju kemakmuran, melainkan juga jalan kebajikan dan kearifan budaya," kata Bambang Trimansyah atau lebih dikenal dengan Bambang Trim saat dihubungi KRjogja.com, Jumat (23/12/2016).

Acara Deklarasi Asosiasi Penpro jug dimeriahkan dengan acara peluncuran buku Bersama dari 9 orang penulis. Dalam kesempatan itu Prof Dr Jimly Asshiddiqie yang juga seorang penulis di samping dikenal sebagai intelektual di bidang Hukum Tata Negara mengatakan akan pentingnya menulis. Ia bahkan menyediakan anggaran khusus bagi hakim yan mau menulis buku saat masih menjadi pimpinan Mahkamah Constitution (MK).

Menurut Bambang Trim, Penpro didirikan dengan lima tujuan utama;P ertama, mengembangkan dan membina para penulis sehingga dapat mendalami profesi penulis sebagai pekerjaan utama atau pendorong karier mereka di berbagai bidang. 

Kedua, memberi advokasi atau bantuan hukum terhadap penulis terkait kasus-kasus hukum, terutama perlindungan hak cipta. 

Ketiga, inkubator kewirausahaan penulisan yang dapat mendorong para penulis menjadi wirausahawan penulisan. Banyak bidang wirausaha yang dapat digeluti para penulis, 
seperti ghost writer, literary agent, publicist, book packager, publishing service, dan content developer.

Keempat, menyusun standardisasi penulisan, terutama dalam ranah atau genre nonfiksi sebagai acuan para penulis Indonesia dan juga pemberi pekerjaan menulis.

Kelima, menghasilkan kode etik penulis Indonesia sebagai acuan untuk bekerja atas dasar Profesionalitas dengan memperhatikan etika, legalitas, dan kesantunan. (Apw)

BERITA REKOMENDASI