Tempat Wisata Dianjurkan Sediakan ‘Rest Area’

JAKARTA, KRJOGJA.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mendorong agar pengelola tempat wisata menyediakan tempat istirahat (rest area) bagi para pengemudi bus pariwisata. Dengan adanya tempat istirahat yang layak, diharapkan para pengemudi akan mendapat waktu dan kualitas istiratah yang baik, sehingga dapat terhindar dari bahaya kecelakaan saat berkendara membawa penumpang

“Tempat istirahat bagi pengemudi memegang peranan penting, karena faktor utama penyebab kecelakaan adalah pengemudi yang kelelahan atau mengantuk,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi saat mengunjungi tempat istirahat pengemudi bus pariwisata, di salah  satu lokasi parker di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, kemarin.

Saat meninjau lokasi, Budi Setiyadi menemukan beberapa pengemudi sedang tertidur lelap di ruangan yang mampu memuat 26 orang tersebut. Dengan fasilitas kasur dan kipas angin, pengemudi dapat beristirahat sejenak ketika menunggu penumpangnya berwisata.

Budi Setiyadi sangat mengaprisiasi atas upaya yang dilakukan pengelola Taman Impian Jaya Ancol dengan menyediakan tempat istirahat bagi pengemudi. Ke depannya, semua tempat wisata akan diwajibkan untuk membangun fasilitas istirahat serupa, guna menciptakan iklim pariwisata yang lebih berkeselamatan lagi.

"Pada setiap tempat pendirian lokasi wisata, kalau bisa menyiapkan sarana tempat istirahat bagi pengemudi, seperti Ancol ini. Kita ingin membangun iklim pariwisata yang lebih berkeselamatan lagi dan semua itu perlu kerjasama,” kata Budi Setiyadi.

Dengan adanya tempat istirahat ini, Budi ingin menyampaikan pesan bahwa hal ini merupakan penghargaan yang baik bagi para pengemudi bus khususnya angkutan pariwisata. Diharapkan jika seluruh tempat wisata telah menyediakan tempat istirahat, maka pengemudi dapat menyimpan energinya dan kembali mengantarkan penumpang dengan kondisi yang sudah bugar kembali setelah selesai beristirahat. (Imd)

           

 

 

BERITA REKOMENDASI