Tentara Cadangan Bukan Program Wajib Militer

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Juru Bicara Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan tak semua warga negara Indonesia bisa mengikuti program Komponen Cadangan (Komcad) yang dipastikan akan dibuka tahun ini. Program itu baru diperuntukkan bagi warga negara Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun.

“Kemhan itu merekrut orang-orang yang berusia 18 sampai dengan 35 (tahun) diseleksi untuk menjadi Komponen Cadangan dalam bahasa sederhananya itu tentara cadangan,” kata Dahnil.

Rekrutmen bakal dilakukan oleh negara dalam hal ini Kementerian Pertahanan, sementara pelatihan akan dilakukan oleh Mabes TNI. Dahnil mengatakan kelompok masyarakat manapun selama masih dalam rentang usia 18 hingga 35 tahun diperbolehkan mendaftar Komcad di Koramil-Koramil setempat.

Bahkan, kata dia, mahasiswa yang tengah menjalani pendidikan di kampusnya tak dilarang untuk mengikuti program Komcad. Selama mahasiswa itu mengikuti program Komcad, maka bisa dimasukan dalam hitungan SKS sebagai tambahan nilai.

Meski begitu, Dahnil memastikan pelatihan komponen cadangan bukan wajib militer. Tak ada unsur paksaan bagi WNI di rentang usia 18-35 tahun untuk ikut proses pelatihan militeristik ini. (*)

BERITA REKOMENDASI