Terapi Plasma Darah, Media Kepedulian Pasien Sembuh Corona

Editor: KRjogja/Gus

ADA salah satu cara yang mulai diterapkan para dokter untuk mengendalikan pandemi corona Covid-19. Meski belum ditemukan vaksin untuk menyembuhkan Covid-19, namun ilmuwan telah menemukan cara lain, berupa metode plasma konvalesen.

Metode plasma konvalesen bahkan sudah mulai dicoba di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Direktur Pengembangan dan Riset RSPAD Gatot Soebroto, Kolonel CKM dr Nana Sunardi menjelaskan, plasma konvalesen merupakan metode transfer plasma darah dari mantan pengidap Covid-19, yang sudah sembuh kepada pasien yang sedang kritis.

“Terapi plasma darah adalah memberikan suatu plasma yang diambil dari pasien yang pernah menderita Covid-19 ini dengan gejala ringan sampai sedang atau bahkan tidak ada gejala sama sekali,” terang dr Nana, dalam wawancara Eksklusif iNews TV, Jumat (29/5/2020).

Meski demikian, pemberian plasma darah kepada pasien Covid-19 tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa prosedur dan kriteria, yang harus dilakukan oleh sang pendonor, apabila ingin membantu menyumbangkan plasma darahnya di rumah sakit.

“Pendonor harus sudah dinyatakan negatif dengan pemeriksaan PCR dua kali dan sudah hilang gejalanya 14 hari. Diasumsikan antibodinya tinggi sehingga bisa diberikan kepada pasien yang menderita terutama yang menderita Covid-19 dengan stadium berat sampai kritis,” tuntasnya.

BERITA REKOMENDASI