Terkait Penyalahgunaan Obat Keras, Ini Imbauan Ketua IAI

JAKARTA, KRJOGJA.com – Berbagai kasus yang berkaitan dengan obat-obatan seperti penyalahgunaan obat dan peredaran obat ilegal masih marak terjadi. Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia mengimbau seluruh apoteker untuk lebih profesional.

"Kemarin kami melakukan rapat koordinasi nasional dan mengimbau agar semua apoteker yang melakukan praktik kefarmasian untuk lebih profesional dan melakukan praktik bertanggung jawab," ucap Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia Drs. Nurul Falah, Apt dalam acara temu media pada Senin (25/9/2017).

Dia menekankan bahwa imbauan itu ditujukan khususnya bagi apoteker yang berpraktik di pelayanan kefarmasian dan bertemu langsung dengan pasien seperti di apotek, rumah sakit, puskesmas, klinik kesehatan dan pelayanan kefarmasian lainnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan tanggung jawab dan profesionalisme apoteker meliputi tiga hal berikut.

1. Tidak melayani penjualan obat keras bagi pembeli yang tidak memiliki resep dokter, utamanya yang terkait dengan obat-obatan jenis psikotropika dan narkotika.

2 Harus hadir sesuai dengan jam praktik yang ditentukan.

3. Menjalankan seluruh aturan yang berlaku di pelayanan kefarmasian sesuai standar pelayanan kefarmasian di apotek berdasarkan Permenkes No 73 tahun 2016.

Selain itu, dia mengajak para apoteker untuk menjadikan World Pharmacist Day atau Hari Apoteker Sedunia yang jatuh setiap 25 September sebagai ajang untuk kembali menata diri dan meningkatkan profesionalisme.(*)

BERITA REKOMENDASI