Terpidana Mati Kasus Narkoba akan Dieksekusi

Editor: Ivan Aditya

BANDUNG (KRjogja.com) – Sebanyak 10 dari 14 terpidana mati kasus narkoba, hingga saat ini masih belum dieksekusi. Sejauh ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) baru melakukan eksekusi terhadap 4 terpidana. Keempat terpidana mati yang telah dieksekusi adalah Freddy Budiman (Indonesia), Michael Titus Igweh dan Humphrey Ejike alias Doctor (Nigeria), serta Seck Osmane (Senegal).

Meski begitu, Kejagung tetap bersikukuh 10 terpidana lainnya pada tahap pertama ini bakal segera dieksekusi mati. Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan proses itu akan berjalan meski harus mempertimbangkan berbagai hal.

"Kami lihat waktu yang tepat dan evaluasi yang dilakukan karena setiap kali dilakukan eksekusi mati, ada saja pro dan kontra," tutur Prasetyo.

Meski begitu, Prasetyo menepis anggapan soal terpidana mati yang siap dieksekusi berjumlah 10 orang. Menurutnya, masih banyak terpidana mati lainnya yang bakal menjalani eksekusi pada tahap selanjutnya.

Prasetyo juga menyatakan, selama hukuman mati masih memiliki hukum positif, tidak ada keraguan dalam melakukan eksekusi. Soal ditundanya eksekusi tahap pertama bagi terpidana mati lainnya, Prasetyo tak menampik jika hal itu berkaitan dengan informasi yang diberikan kordinator Kontras, Haris Azhar. (*)

BERITA REKOMENDASI