Terungkap! Milenials Indonesia Gemar Belanja Online

TREN belanja online kian lama digemari oleh si tukang belanja. Selain praktis, banyak diskon yang menghemat pengeluaran dompet.

Sejalan dengan itu, angka penjualan ritel online di Indonesia meroket pesat sejak tahun 2016. Menurut data dari McKinsey, nilai pasar e-commerce di Indonesia pada tahun 2017 diperkirakan mencapai Rp119 Triliun.

Banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan tren belanja lewat daring. Seperti halnya jumlah populasi, tingkat penetrasi internet, serta kepemilikan ponsel pintar di setiap individu.

Karena itu, beberapa pelaku industri fesyen pun melirik pasar tersebut. Banyak muncul situs daring atau e-commerce yang memanjakan fashionista, seperti Sirclo yang mewadahi beberapa merek fesyen lokal favorit milenial.

Okezone pun bakal mengulas lima keuntungan dari situs belanja daring. Dirangkum lebih lanjut, berikut ulasannya yang dapat Anda simak.

Founder Sirclo Brian Marshal membeberkan, adanya banyak situs belanja daring yang ada saat ini bisa menguntungkan banyak hak. Baik itu para pelaku bisnis atau pembeli.

"Di era teknologi, banyak situs belanja daring dengan fitur-fitur yang lengkap. Hal ini dibuat agar pengalaman pembeli semakin menyenangkan," ungkapnya lewat keterangan yang diterima Okezone.

Sementara itu, lanjut Brian, keuntungan yang bakal didapatkan oleh pemilik lapak ialah dapat memperkenalkan produknya dengan mudah. Apalagi saat ini persaingan bisnis industri fesyen semakin ketat.

Kalau tidak kreatif, pasti tidak ada orang tertarik. Apalagi bagi calon pembeli yang tahu tren fesyen kekinian dan nama-nama dressmaker atau desainer yang beken.

Kehadiran toko belanja daring ternyata dapat meningkatkan kreativitas pelapak. Pastinya hal ini sangat diinginkan, apalagi dalam pengembangkan produk.

"Kehadiran kami mendorong entrepreneur Indonesia agar dapat berkreasi dan mengembangkan bisnis online mereka secara praktis dan profesional. Hal yang paling utama yaitu meningkatkan produksi dan penjualan”, ungkapnya.

Salah satu pelapak fesyen label lokal Regina Rafika mengatakan, semenjak tren belanja online meningkat, penjualan produknya tambah laku. Apalagi kalau proses belanjanya mudah dan praktis.

Terlebih, soal adanya program diskon dan harga spesial. Pastinya banyak orang menyerbu, dengan testimoni belanja yang positif. "Kami dapat memantau dan meningkatkan pengalaman setiap pelanggan dan menjaga kepuasannya, serta terus menyediakan busana dengan tren terbaru," tutur Regina.

Regina pun membandingkan keuntungan menjual item fesyen di sebuah marketplace ketimbang toko daring pribadi. Pembeli yang mengunjungi situs tertentu, biasanya dapat merasakan keunikan dan keunggulan setiap produk. Pada akhirnya, calon pembeli jadi lebih loyal terhadap satu merek label favoritnya.

Berbeda halnya dengan pembelian produk di sebuah marketplace. Biasanya pembeli cenderung melakukan perbandingan harga, kualitas, dan model produk dari satu lapak ke lapak lain, sehingga lebih mudah berpindah-pindah. (*)

BERITA REKOMENDASI