Tim Advokasi Novel Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Tim Advokasi Novel Baswedan mendesak kepolisian segera mengungkap aktor intelektual lain dalam kasus penyiraman air keras pada dua tahun lalu. Desakan ini menyusul diungkapnya pelaku penyerangan yang merupakan dua anggota polisi aktif.

Anggota tim kuasa hukum Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa menyebut dugaan keterlibatan kepolisian dalam kasus ini telah terbukti. Kata dia, tim advokasi pun sejak awal telah mencium keterlibatan personel kepolisian salah satunya dengan penggunaan sepeda motor anggota polisi.

"Hasil Tim Gabungan Bentukan Polri dalam temuannya menyatakan serangan kepada Novel berhubungan dengan pekerjaannya sebagai penyidik KPK. KPK menangani kasus-kasus besar, sesuai UU KPK, sehingga tidak mungkin pelaku hanya berhenti di dua orang ini," kata  Alghifari dalam keterangan tertulisnya.

Karena itu, perlu penyidikan lebih lanjut guna mengurai hubungan dua orang yang saat ini ditangkap dengan kasus yang ditangani Novel ataupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu Alghif menekankan, apabila pelaku menyerahkan diri dan bukan ditangkap maka polisi harus betul-betul menggali motif penyerahan diri pelaku. (*)

BERITA REKOMENDASI