Tim Draft Kuliah dari Wanagama UGM Memenangi Lomba Video Sinematik Lingkungan 

Editor: Ary B Prass

3. Lomba Karya Tulis Populer diikuti oleh 326 peserta yang berasal dari 206 pelajar Sekolah Menengah Atas dan 120 pelajar dari Sekolah Menengah Pertama seluruh Indonesia. Berikut daftar pemenang lomba:
Kategori SMP
– Juara 1, Rebecca Manurung dari SMP Kristen Tunas Bangsa – Lippo Cikarang, dengan judul “Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup Danau Toba”.
– Juara 2, Naysilla Cahaya Purwandini dari SMP Al Kautsar Malang, dengan judul “Merubah Polusi Sentra Umkm Mebel Menjadi Kreasi Bometasarge (Boneka Media Tanam Serbuk Gergaji)”
– Juara 3, Dimitria Nareswari dari SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, dengan judul “Menjaga Bumi Ala Generasi Muda Masa Kini”.

Kategori SMA
– Juara 1, Sayyidah Fatimah Azzahra dari PKBM Zam-Zam, dengan judul “Lahan Gambut, Superhero Yang Terlupakan”.
– Juara 2, Aulia Nur Zahro & Shofiana Nur Azizah dari MAN 2 Ponorogo  dengan judul “Mengubah Wajah Bumi: Penghijauan Dari Rumah”.
– Juara 3, Annisa Amelia Rosa & Azaria Dian Khoirunnisa dari SMA Negeri 02 Semarang dengan judul “Eco Enzyme: Limbah Serbaguna Proteksi Air Bumi”.

Dalam arahannya, Menteri LHK menyampaikan, “Lomba yang diselenggarakan mendapat respons sangat positif dari pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan  banyaknya peserta yang menyampaikan hasil karyanya untuk dilombakan.  Ini menjadi bukti bahwa  kondisi pandemi Covid-19 tidak membatasi kreativitas masyarakat untuk memberikan kontribusi yang baik kepada lingkungan dan alam kita”.

Lebih lanjut, Menteri LHK menjelaskan bahwa masa pandemi ini menjadi pembelajaran untuk melahirkan berbagai solusi yang tidak hanya mengatasi penderitaan akibat pandemi tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan bahkan mungkin peradaban manusia.

Bapak Presiden Joko Widodo telah berulang kali mengajak untuk melakukan adaptasi. Juga tantangan bagi pemuda Indonesia, siap menjadi pelopor untuk bermigrasi ke cara-cara baru di era Revolusi Industri 4.0 sehingga bisa bekerja lebih efektif, lebih efisien, dan lebih produktif, dengan situasi yang ada. Langkah ini harus nyata pada aspek lingkungan. Perubahan dan penyesuaian dalam penanganan aspek lignkungan era pandemi harus ada referensinya dan harus beraktualisasi.  Kolaborasi dibutuhkan untuk bersama membangun langkah-langkah ke depan dalam kolaborasi yang erat. Siti mendukung penuh upaya pengembangan lanjut dari langkah-langkah yang sudah dirintis dengan baik oleh  pelajar, mahaiswa dan dunia kampus.

“Lomba Desain Pemulihan Lingkungan, Lomba Video Sinematik Lingkungan, dan Lomba Karya Tulis Populer memberikan indikasi bahwa tantangan Bapak Presiden sudah mulai menemukan jawabannya secara positif  dan nyata mendapatkan sambutan  dari generasi muda Indonesia. Guna menyonsong langkah-langkah Indonesia dalam menghadapi tantangan bidang lingkungan, dampak perubahan iklim, bencana hidrometeorologis, keseimbangan ekonomi dan kelestarian lingkungan dan tentu yang utama dan sangat dekat harus kita selesaikan yakni tantangan pemulihan lingkungan”, ungkap Siti.

BERITA REKOMENDASI