Tim Hore Saat Debat Capres Bakal Dihapus, Bikin Ribut!

JAKARTA, KRJOGJA.com – KPU dan Bawaslu sama-sama mengevaluasi pelaksanaan debat kedua calon presiden (capres) Minggu (17/2/2019) malam. Dua lembaga itu sepakat bahwa tim hore atau pendukung capres terlalu gaduh hingga mengganggu jalannya debat. Dua opsi kini disiapkan, yakni mengurangi atau bahkan menghapus jumlah pendukung capres yang hadir di lokasi debat.

Komisioner KPU Viryan Azis dalam keterangannya Selasa (19/2/2019) menjelaskan, pihaknya mendapat banyak masukan mengenai pendukung capres yang hadir di debat kedua. Jumlah pendukung yang mencapai 280 orang (masing-masing 140) dianggap terlalu banyak. Kemudian, terdapat sorak-sorai serta sejumlah pendukung yang tidak tertib. “Sehingga mengganggu konsentrasi calon,” ujarnya.

Karena itu, KPU memutuskan akan mengkaji ulang kehadiran pendukung kedua kandidat di arena debat. “Pilihannya ada dua, dikurangi atau tidak ada (pendukung) sama sekali,” lanjut mantan komisioner KPU Kalimantan Barat tersebut.

Viryan menjelaskan, KPU ingin menghadirkan suasana debat yang kondusif. Dengan begitu, kedua kandidat bisa berkonsentrasi menyampaikan visi dan misi. Setiap detik dalam debat adalah momen berharga. Pihaknya tidak ingin kegaduhan itu berulang di debat ketiga.

Menurut Viryan, opsi menghilangkan pendukung muncul lantaran kehadiran mereka dalam debat sebenarnya tidak wajib. “Kan bisa nobar (nonton bareng). Itu siaran langsung,” ucapnya.

Viryan menyayangkan ulah para pendukung yang tidak tertib. Dia bisa memahami bahwa terjadi euforia dan para pendukung berusaha menunjukkan rasa bangganya atas jawaban jagoan masing-masing.

“Tapi, semestinya mereka sadar itu justru mengganggu calon mereka (juga pemirsa televisi, Red),” tambahnya.(*)

BERITA REKOMENDASI