Tim Hukum Prabowo : Link Berita Merupakan Alat Bukti Sah

JAKARTA, KRJOGJA.com – Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Denny Indrayana menyebut link berita dari sebuah media merupakan alat bukti yang sah dan bisa diajukan dalam gugatan Perselisihan Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Denny saat menyampaikan argumentasi kualitatif yang dibacakannya pada sidang perdana di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019)

"Izinkan kami menyampaikan pandangan kami. Tidak tepat dan keliru untuk mengatakan, tautan berita bukanlah alat bukti sebagaimana dalam beberapa waktu terakhir dipropagandakan," kata dia di lokasi.

Ia menjelaskan, alasan tautan bisa menjadi alaat bukti karena mengacu kepada 36 ayat 1 UU 24/2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

"Dalam pasal tersebut diungkapkan, alat bukti adalah surat atau tulisan, keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan para pihak, petunjuk dan alat bukti lain berupa informasi yang diucapkan, ujarnya.

Bekas Wamenkumham itu memyampaikan, tautan berita yang dijadikan alat bukti oleh pihaknya juga berasal dari media-media yang kredibilitasnya terpercaya.

"Kami menyakini isi berita tersebut dan menghormati sistem kerja rekan-rekan media yang melakukan 'check and recheck' (periksa ulang), sebelum mempublikasikan berita tersebut," katanya.

Apalagi sebagian besar dari tautan itu adalah peristiwa fakta yang tidak dibantah oleh yang diberitakan, sehingga dinilai diakui kebenarannya, dan dapat mempunyai nilai bukti sebagai pengakuan, katanya.

Kendati begitu, ia tetap akan menghormati keputusan hakim apakah bakal menerima tautan berita sebagai alat bukti atau tidak.

"Apapun, sekali lagi kekuatan bukti tersebut kami serahkan sepenuhnya kepada majelis hakim Mahkamah Konstitusi yang mulia untuk menilainya," ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI