Trah HB II Bakal Ungkap Rahasia pada Peringatan 209 Tahun Geger Sepehi

Bagoes Poetranto juga meminta kepada pihak Keraton Yogyakarta dan Pemerintah dapat pro aktif untuk meminta kembali aset-aset dan manuskrip-manuskrip asli yang dirampas Inggris saat peristiwa geger sepehi terutama Babad Ngayogyakarta Hamengku Buwono (HB) I hingga HB III dan Babad Bronjo.

“Karena sebagian besar manuskrip yang dirampas adalah milik keraton Yogyakarta di masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono ke II,” tegas Bagoes Poetranto.

Ia menambahkan, pihaknya menghargai adanya usaha dari sejumlah pihak, termasuk Keraton Yogyakarta pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri yang telah ikut berupaya agar seluruh aset yang dirampas Inggris dapat dikembalikan ke keraton Yogyakarta.

“Kita harus terus berusaha mengembalikan aset tersebut, karena aset-aset dan manuskrip yang dirampas adalah milik keraton Yogyakarta,” tambahnya.

BERITA REKOMENDASI