Transportasi Helicity Resmi Mengudara

JAKARTA.KRJOGJA.com – Helikocopter City Transport (Helicity) sebagai salah satu moda transportasi alternatif yang ditawarkan PT Whitesky Aviation resmi beroperasi. Keberadaan Helicity ini menjadi pelengkap moda transportasi setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melegetimiasinya dengan menyusun rute penerbangannya.

Peluncuran Helicity dilangsungkan di Wisma Aldiron Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (04/12/2017). Peluncuran dilakukan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arif Yahya dan CEO PT Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja.

"Helicity melengkapi moda transportasi di Indonesia. Selain cepat, keberadaan Helicity juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung sektor pariwisata yang affordable atau terjangkau,” kata Denon Prawiraatmaadja.

Pada tahap awal operasinya, Helicity akan melayani area Jakarta dan kota penyangga di sekitarnya, Kepulauan Seribu, Banten hingga Bandung. “Rute-rute tersebut telah ditetapkan Kementerian Perhubungan,” ujar Denon.

Denon menjelaskan, biaya sewa Helicity dipatok mulai dari Rp 7 juta per helikopter untuk durasi terbang 15 menit yang akan melayani terbang di dalam kota Jakarta dan sekitarnya. Dalam waktu hanya 15 menit helikopter sanggup mencapai titik tertentu di kawasan Semanggi, Sudirman dan titik lain di dalam kota Jakarta.

Denon menambahkan, hadirnya Helicity juga mendukung perkembangan industri pariwisata yang saat ini terus berkembang pesat. Salah satunya melalui program mendunia Wonderful Indonesia yang melibatkan berbagai pihak dalam promosi pariwisata Indonesia.  PT Whitesky Aviation melalui Helicity merupakan salah satu pihak yang ikut terlibat dalam program Wonderful Indonesia.  

Menteri Pariwisata Arif Yahya mengungkapkan, Brand Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia kini kian melejit ketika kinerja brand-brand pesaing regional justru menurun. “Pada tahun 2015 peringkat Indonesia dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) naik pesat di posisi 50 dari total 141 negara, dan pada 2017 naik 8 peringkat ke posisi 42 dunia,” jelasnya.

Arif Yahya sangat mengapresiasi kehadiran Helicity yang bisa mendukung program pariwisata dengan meningkatkan konektivitas di destinasi-destinasi menarik yang berada di kawasan kepulauan.  “Kehadiran Helicity ini sangat penting untuk mendukung konektivitas, sehingga para turis sangat mudah menjangkau suatu daerah tujuan di kawasan pulau,” ujarnya.

Denon juga menambahkan, sektor pariwisata memiliki hubungan yang erat dengan moda transportasi. Whitesky dengan 30 unit helikopter yang secara bertahap beroperasi di seluruh wilayah Indonesia, dinilai siap mendukung program konektivitas pariwisata itu.

Terlebih Helicity menerapkan sistem pembayaran per flight yang digunakan. Dengan begitu, Helicity bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan menyerap pasar yang lebih luas. (Imd)

BERITA REKOMENDASI