Trump Terancam Pasal Pemakzulan

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut bisa menghadapi sedikitnya tiga dakwaan jika Dewan Perwakilan sepakat melanjutkan proses pemakzulan. Trump kemungkinan menghadapi dakwaan pemakzulan setelah Ketua Dewan Perwakilan AS, Nancy Pelosi, memutuskan meneruskan proses pemakzulan sang presiden.

Pelosi menuturkan fakta tidak bisa menutupi kesalahan Trump yang "menyalahgunakan kewenangan sebagai presiden untuk kepentingan pribadi." 

Pelosi lantas meminta Komite Kehakiman Dewan Perwakilan untuk merancang undang-undang pemakzulan Trump. Seluruh 435 anggota Dewan Perwakilan AS akan melakukan jajak pendapat terkait RUU itu sebelum tahun baru.

Jika mayoritas Dewan Perwakilan AS setuju dengan RUU itu, Trump akan menghadapi persidangan pemakzulan di Senat yang kemungkinan berlangsung secepat-cepatnya pada Januari 2020.

Berdasarkan Konstitusi Dasar AS Pasal 2 bagian 4, Presiden, Wakil Presiden, dan semua pejabat publik AS akan dicopot dari jabatan kantor dengan pasal pemakzulan karena vonis hukum, pengkhianatan, tindakan korupsi, dan kejahatan tinggi, serta pelanggaran berat lainnya.

Dalam sidang dengar pendapat kemarin, tiga akademisi hukum dan konstitusional dipanggil untuk bersaksi soal penyelidikan pemakzulan Trump. Ketiga ahli hukum itu memaparkan pasal-pasal pemakzulan yang mungkin dijatuhkan Dewan Perwakilan terhadap Trump. (*)

BERITA REKOMENDASI