Uji Emisi Kendalikan Kualitas Udara Jakarta

JAKARTA, KRJOGJA.com – Gubernur DKI telah mengeluarkan Instruksi Gubernur No. 66 tahun 2019 di awal bulan ini tentang Percepatan Pelaksanaan Pengendalian Kualitas Udara Jakarta, sekaligus juga sudah memerintahkan semua gedung milik Pemerintah Daerah akan dipasangi PLTS Rooftop.

Sejalan dengan hal itu, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Tanpa Timbal Ahmad Safrudin yang akrab dipanggil Puput mengatakan, upaya lain menekan emisi gas buang dari kendaraan bermotor salah satunya dilakukan melalui uji emisi. "Sebenarnya aturan uji wajib uji emisi yang saat ini menjadi bagian dari Instruksi Gubernur No. 66 tahun 2019, beberapa tahun sebelumnya sudah ada," tuturnya di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Aturan yang sudah ada itu, ujar Puput dalam pernyataannta, dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 2 tahun 2005 tentang pengendalian Pencemaran Udara. Hal itu yang belum dilaksanakan adalah implementasinya, karena dalam peraturan lama dikatakan kendaraan bermotor wajib memenuhi ambang batas emisi gas buang kendaraan, kendaraan bermotor juga wajib menjalani emisi sekurang-kurangnya setiap enam bulan. 

"Sedangkan kendaraan yang lulus uji emisi akan mendapat tanda lulus uji emisi,” papar Puput.  
Sementara dalam aturan baru tercantum keinginan Pemda DKI, agar uji emisi dilakukan untuk semua jenis kendaraan pada tahun 2020, bersamaan dengan perpanjangan STNK. Nantinya uji emisi akan menentukan, apakah STNK kendaraan tersebut dapat diperpanjang dan akan terintegrasi dengan sistem perparkiran. 

Dengan demikian, Pemda DKI nantinya akan memiliki data base mengenai uji emisi kendaraan bermotor, data lahan parkir tersedia, dan kendaraan yang akan diperpanjang STNK-nya. Hal ini termasuk yang diamini dalam diskusi, karena sistem uji  emisi akan membangkitkan kembali bengkel uji emisi,  termasuk memperluas kesempatan kerja di bengkel.

Mengapa ini penting, seperti dikemukakan oleh Puput, setiap hari ada 19 ribu polutan yang keluar dari kendaraan bermotor. Sementara penyumbang terbesar emisi polutan, adalah berasal dari sepeda motor, yang besarnya 10 kali lipat dari emisi kendaraan bermotor 2000 cc. (Ful)

BERITA REKOMENDASI