UNESCO Tetapkan Pantun   sebagai warisan tak Benda

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pantun resmi ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda bersama Indonesia dan Malaysia dalam daftar Organisasi Edukasi, Sains, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hilmar Farid,dalam konferensi pers daring, Jumat (18/12) mengatakan pantun sudah tersebar di Asia Tenggara sejak 500 tahun lalu, merupakan penyampaian gagasan dengan banyak metafora, kemampuan berbahasa, dan sifatnya inklusif. Sejarahnya juga cukup panjang, sekitar 500 tahun terakhir tersebar di ASEAN dan masih digunakan sampai sekarang.

“Pantun memang sudah lekat di kehidupan masyarakat Asia Tenggara, terutama rumpun Melayu, sebagai salah satu bentuk seni verbal. sajak Melayu yang digunakan untuk mengungkapkan berbagai gagasan, emosi, pemikiran, dan telah menjadi tradisi di Indonesia serta negara-negara serumpun Melayu.”

BERITA REKOMENDASI