UOB Indonesia dan Ganara Art Luncurkan Creative Digital Pod

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – UOB Indonesia dan Ganara Art telah meluncurkan Creative Digital Pod, yakni sebuah program pembelajaran seni visual daring dalam rangka membuat seni lebih mudah diakses oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu dan menjembatani kesenjangan digital untuk pendidikan daring mereka.

Program ini merupakan bagian dari UOB My Digital Space yang membekali anak-anak dengan keterampilan literasi digital dan perangkat pembelajaran. Peserta program Creative Digital Pod ini akan dibekali perangkat mobile internet, personal computer, dan creative kits yang meliputi kertas, alat tulis dan bahan lukis sehingga mereka dapatmenyalurkan kreativitasnya dengan menggambar, melukis dan menorehkan karya seni.

“Seni mampu menyatukan kita, memulihkan mental kita, serta membawa perubahan dalam kehidupan kita. Dengan adanya covid-19 yang telah membawa dampak terhadap masyarakat secara global, kami percaya seni merupakan salah satu jalan bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri mereka secara kreatif dan dengan percaya diri. Kolaborasi kami dengan Ganara Art adalah bagian dari UOB My Digital Space di bawah program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan UOB Heartbeat, yang memberikan akses belajar kepada anak-anak kurang mampu dengan menjembatani kesenjangan digital,” kata Head of Strategic Communications and Brand, UOB Indonesia Maya Rizano, di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Dikatakan, sejak tahun 2016, UOB Indonesia dan Ganara Art terus mendukung pendidikan bagi lebih dari 2.000 anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia melalui berbagai program seni. Diantaranya dengan cara berpikir kritis dan inklusi sosial untuk siswa SMA di Jakarta dan sekitarnya, serta kelas kreatif yang diselenggarakan oleh berbagai seniman alumni UOB Painting of the Year di sejumlah panti asuhan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali.

Adapun kegiatan seni yang mendorong kesadaran kreatif juga diadakan pada tahun 2019 yang ditujukan untuk ratusan anak-anak yang terdampak bencana tsunami di Palu. Upaya kolaborasi antara UOB Indonesia dan Ganara Art telah membawa dampak sosial yang positif dengan mengembangkan keterampilan artistik anak-anak dan mendorong pemikiran kreatif mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sebagai bagian dari program seni visual Creative Digital Pod, UOB Indonesia dan Ganara Art akan menyelenggarakan serangkaian lokakarya seni untuk lebih dari 100 anak yatim piatu selama enam bulan. Sesi ini akan diadakan di Yayasan Benih Kebajikan Nusantara Al Hasyim dan Panti Asuhan Tanjung Barat yang berlokasi di Jakarta Selatan.

Sesi ini akan dihadirkan oleh guru dari Ganara Art, relawan UOB Indonesia serta pemenang UOB Painting of the Year 2021, antara lain Meliantha Muliawan, pemenang UOB Painting of the Year, Chris Fernand, Most Promising Artist of the Year, serta Karina Budiati Yuwono dan Irene Febry, yang masing-masing merupakan pemenang Gold dan Silver dalam kategori Emerging Artist.

Sementara itu Founder Ganara Art mengatakan Tita Djumaryo, anak-anak termasuk pihak yang terdampak secara signifikan oleh covid-19. Mereka terus mengalami perubahan mulai dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran daring dengan fasilitas belajar yang terbatas, serta kurangnya kesempatan untuk melakukan kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.

“Kami senang UOB Indonesia dapat terus melakukan upaya untuk membantu anak-anak yang membutuhkan dan menunjukkan tujuan yang lebih besar bagi masyarakat. Kami percaya upaya kolaboratif ini berperan penting dalam membentuk pikiran kreatif anak-anak di tengah situasi yang menantang saat ini. Kami juga berharap program Creative Digital Pod ini dapat menginspirasi anak-anak di panti asuhan dalam mewujudkan potensi kreatif mereka yang selalu menjadi core value di Ganara Art,” katanya.

Samanta Elsener, seorang psikolog anak dan keluarga dengan segudang pengalaman di bidang pembelajaran kreatif dan telah bermitra dengan Ganara Art turut menyatakan, “Seni berperan penting dalam proses pemulihan mental anak-anak. Melalui berbagai media dalam kegiatan seni, anak-anak dapat mengolah perasaan mereka yang kompleks dan menemukan ketenangan tanpa menggunakan ekspresi verbal. Denganpendampingan yang profesional, seni juga dapat menjadi media untuk melatih anak-anak dalammeningkatkan fokus mereka selama proses belajar serta membentuk perilaku yang proaktif,” jelasnya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI