Upaya Wujudkan Empat Penguatan, BAZNAS Kerjasama dengan Muhammadiyah

Editor: Ary B Prass

JAKARTA, KRJOGJA.com– Penandatanganan kerjasama telah dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan Muhammadiyah sekaligus meresmikan program kemitraan bersama Lembaga Zakat, Infak, Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) sebagai pelaksana program. Dalam program kemitraan ini BAZNAS memberikan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 10 Miliar kepada Muhammadiyah.
Dana zakat itu akan digunakan untuk mengakselerasi program pembangunan berkelanjutan. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad, M.A menyatakan, penandatanganan kerjasama dengan Muhammadiyah bersama mitra Lazismu merupakan langkah awal untuk membangun kerjasama-kerjasama yang lain dan lebih luas lagi.
“Kerjasama ini juga merupakan salah satu upaya dalam merealisasikan empat penguatan BAZNAS diantaranya penguatan kelembagaan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan sarana dan prasarana, sera penguatan jaringan,” jelas Prof Noor dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Selasa (21/9/2021).
Penandatanganan program kemitraan dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad, M.A dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir, M. Si yang diselenggarakan secara virtual dan live streaming via Kanal YouTube BAZNAS TV, Senin (20/9/2021).
Hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua BAZNAS RI Mo Machdum, para Pimpinan BAZNAS RI, Direksi, Sekretaris, Kadiv, serta Ketua Badan Pengurus Lazismu Prof Dr Hilman Latief,  MA, P. hD.
Prof Noor mengungkapkan, kerjasama ini merupakan bagian dari penguatan kelembagaan. “BAZNAS bersama Muhammadiyah serta Lazismu melalui program-programnya tentu akan lebih menguatkan kita untuk membantu mustahik.”
Harapannya, kerjasama ini dapat meningkatkan peran zakat di tengah masyarakat.
“Pergerakan zakat kita ke depan akan semakin kuat dan masif, serta menjadi sebuah pergerakan yang dapat dipertanggungjawabkan serta mendapat kepercayaan dari masyarakat,” kata Prof Noor.

BERITA REKOMENDASI