UPP Pelabuhan Ratu Selesaikan Pengukuran Ribuan Kapal Ikan

CIANJUR.KRJOGJA.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Pelabuhan Ratu terus berupaya menyelesaikan pengukuran dan menerbitkan surat Pas kecil bagi ribuan kapal di bawah 7 GT.

Hingga hari Selasa (26/03/2019) ini total sudah 1.025 unit kapal di bawah 7 GT di Wilayah Kerja UPP Pelabuhan Ratu, yang meliputi Kabupatan Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bandung Barat yang selesai diukur dan diterbitkan Pas Kecil.

"Hari ini kami kembali melakukan pengukuran dan menerbitkan Pas kecil sebanyak 125 bagi kapal ikan di bawah 7 GT  yang tergagung dalam Kelompok Nelayan Jayanti di Pantai Jayanti Cianjur Selatan, Jawa Bara," jelas Kepala UPP Kelas III Pelabuhan Ratu, Fatah Yasin.

Kegiatan serupa sebelumnya juga dilakukan UPP Kelas III Pelabuhan Ratu dengan melakukan pengukuran dan menerbitkan Pas kecil sebanyak 900 bagi kapal di bawah 7 GT.

Fatah Yasin mengatakan, di wilayah kerja UPP Pelabuhan Ratu terdapat sekitar 1.200 unit kapal ikan di bawah 7 GT yang beroperasi sebagai kapal nelayan dan kapal pengangkut ikan. Dengan demikian sampai hari ini tinggal sekitar 175 unit kapal yang belum dilakukan pengukuran dan diberikan Pas kecil sebagai bukti kepemilikan kapal.  

"Kami optimistis pengukuran dan penerbitan Pas kecil bagi kapal di bawah 7 GT di wilayah kerja UPP Pelabuhan Ratu dapat diselesaikan sebelum pertengahan April 2019 ini,” ujar Yasin.

Dijelaskan Yasin, pengukuran dan penerbitan sertifikasi kapal ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat khususnya nelayan. Salah satu tujuannya agar para nelayan mempunyai surat kepemilikan pada kapalnya.

Pas kecil merupakan dokumen yang sangat penting yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal, Surat Tanda Kebangsaan Kapal, dokumen kelengkapan berlayar, keamanan melakukan pelayaran, jaminan kredit usaha, serta memudahkan pendataan jika terjadi bahaya di laut atau saat berlayar.

Menurut Fatah Yasin, untuk kegiatan pengukuran dan pemberian Pas kecil di Cianjur ini, UPP Pelabuhan Ratu  mengirim 3 orang Ahli Ukur Kapal dan 1 orang pemeriksa.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cidaun, Jayanti, Cianjur Selatan, Eli Muslihat menyambut baik pelaksanaan pengukuran dan penerbitan Pas Kecil kepada kapal nelayan Cianjur Selatan. "Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas sikap proaktif Kantor UPP Pelabuhan Ratu yang jauh-jauh datang ke Cianjur Selatan, khususnya ke Pantai Jayanti untuk melalukan pengukuran dan penerbitan Pas Kecil bagi kapal-kapal nelayan di sini tanpa dipungut biaya sedikitpun alias gratis tis," katanya.

Menurut Fatah Yasin kegiatan pengukuran kapal  di bawah  7 GT di wilayah kerja UPP Kelas III Pelabuhan Ratu merupakan kegiatan yang diinisiasi dalam rangka percepatan pengukuran kapal berukuran  di bawah 7 GT di wilayah kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pelabuhan Ratu.

Kegiatan pengukuran kapal dan emberian Pas kecil ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam rangka mempermudah dan mempercepat program sertifikasi kapal penangkap ikan dan kapal tradisional di bawah 7 GT.

Adapun secara nasional, terdapat total 38.931 unit kapal yang teridentifikasi dengan ukuran di bawah 7 GT di seluruh Indonesia. Berdasarkan data dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, terdapat sejumlah total 38.286 unit kapal yang telah disertifikasi pas kecil pertanggal 20 Maret 2019. (Imd)

 

BERITA REKOMENDASI