Usai Viral di Sosmed, Pria Sobek Buku Tabungan BRI Beri Klarifikasi dan Minta Maaf

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dalam sebuah video yang beredar di sosial media, tampak seorang pria marah dan merobek buku tabungan BRI karena kesal saldo tabungannya berkurang. Pria dengan akun tiktok @anjaycol4 mengatakan uang tabungannya yang semula Rp. 2.200.000 menjadi Rp. 2.070.000.

Video tersebut sempat viral dan mendapatkan perhatian dari netizen, banyak warganet yang berkomentar kejadian tersebut kemungkinan besar karena adanya biaya administrasi dari Bank yang bersangkutan, salah satunya @mikaelgusti. “Kenapa gak dicek rekening korannya dulu, siapa tau ada pemotongan biaya adm,” katanya.

Usai viral, pria tersebut akhirnya klarifikasi dan meminta maaf atas kecerobohannya dan pencemaran nama baik BRI. “Saya telah khilaf dan ceroboh, dan tidak mencari tahu dulu apa penyebabnya berkurangnya rekening saya. Oleh karena itu, saya minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak bank atas perlakuan saya di BRI Tanjung Karang,” ungkapnya dalam unggahan video (25/06/2022).

Dia memohon agar pihak Bank BRI dapat menerima permintaan maafnya. Dia juga bertekad untuk datang langsung ke BRI Cabang Tanjung Karang untuk meminta maaf secara langsung dan memberikan klarifikasi atas videonya yang viral tersebut.

Kejadian yang berlangsung di kantor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tanjung Karang Bandar Lampung langsung ditanggapi oleh Pimpinan Cabang BRI Tanjung Karang Anton Purnomo. Dalam keterangan pers nya Anton Purnomo mengatakan BRI telah menindaklanjuti dan menelusuri penyebab berkurangnya saldo pria tersebut.

Berdasarkan hasil penelurusan, saldo tersebut berkurang karena adanya biaya administrasi dan biaya transaksi di Agen BRILink selama periode tiga tahun, yakni 2019 hingga 2022. “Adanya biaya administrasi dan biaya transaksi tersebut merupakan hal yang normal,” tutur Anton.

Setiap pembebanan biaya yang muncul terkait transaksi maupun administrasi, BRI juga telah menginformasikan kepada yang bersangkutan, saat ia melakukan pembukaan rekening. Adapun yang bersangkutan juga telah bersedia dan menandatangani adanya pembebanan biaya tersebut. “Dan yang bersangkutan telah bersedia (telah menandatangani) atas biaya-biaya yang muncul,” jelasnya.

Anton menyampaikan, BRI berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut diwujudkan dengan memegang teguh prinsip-prinsip transparansi dan Good Corporate Governance. (*)

BERITA REKOMENDASI