Utamakan Prokes Berbasis CHSE, Pemerintah Ajak Wisatawan ke Bali

TABANAN, KRJOGJA.com – Tabanan punya potensi besar menyedot animo pengunjung, khususnya dalam hal pariwisata agrowisata alam kopi dan cengkeh. Area persawahan sistem terasering juga banyak dijumpai di Desa Belimbing, Tabanan.

Bali memang tak hanya menghadirkan panorama keindahan pantai serta pariwisata lain yang sudah diakui dunia. Pulau Dewata siap kembali membuka pintu kepada para pengunjung lokal maupun mancanegara lewat program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan CHSE. Pemerintah berusaha keras membangkitkan kembali gairah pariwisata yang sempat berdampak karena Covid-19.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Event Kemenparekraf, Rizki Handayani, menyebut We Love Bali adalah kegiatan yang mengundang masyarakat untuk berlibur dan menikmati daya tarik wisata Bali. “Tidak hanya itu, melalui We Love Bali, kita sekaligus memperkenalkan dan mengedukasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment friendly (ramah lingkungan),” ujar Rizki.

Rizki Handayani menegaskan, selama perjalanan peserta akan diberikan pengertian dan diingatkan untuk mentaati protokol kesehatan dan juga sekaligus diajak untuk peduli terhadap lingkungan dan menjaga pelestarian alam pada setiap destinasi wisata yang dikunjungi.

BERITA REKOMENDASI