Vaksin Corona Diprediksi Mulai Berdar Februari

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Standarisasi Obat Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Togi Junice Hutadjulu mengatakan pihaknya memprediksi vaksin virus corona (Covid-19) akan bisa diedarkan di Indonesia sekitar Februari 2021.

Diketahui, vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac Biotech Ltd telah diimpor PT Bio Farma dari China pada Juli lalu. Saat ini, vaksin tersebut akan diuji coba klinis tahap tiga pada 1.600 relawan di Jawa Barat.

“Diperkirakan Bio Farma akan mengajukan izin edar atau conditional approval ke BPOM, itu Januari. Jadi, sekitar Februari 2021 mudah-mudahan persetujuan itu dikeluarkan,” kata Togi.

Togi menerangkan untuk tahap uji klinis sendiri telah disetujui BPOM, dan akan dilakukan pada pertengahan Agustus ini. Setelah melewati tahap uji klinis, BPOM akan melakukan evaluasi dan mengeluarkan izin edar andai vaksin tersebut terbukti berkhasiat mengatasi Covid-19.

“Uji klinis ini direncanakan pertengahan Agustus, tentunya kami berharap hasilnya baik dan akan digunakan daam rangka penanggulanagan Covid-19, saat hasilnya sudah ada BPOM akan melakukan evaluasi, karena BPOM yang akan mengeluarkan izin edar,” ujar Togi. (*)

BERITA REKOMENDASI