Vaksin Olahan Bio Farma Tunggu Izin

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyebut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bakal merilis izin penggunaan darurat (EUA) vaksin produksi PT Bio Farma (persero) dari olahan bahan baku Sinovac Ready to Fill (RTF).

“Jadi Insya Allah vaksin yang batch kedua akan selesai sudah diproduksi Bio Farma, jadi vaksinnya sudah diproduksi di Indonesia. Itu akan sesuai keluar izinnya dari BPOM hari Selasa minggu depan,” kata Budi.

Budi mengatakan sejauh ini berupaya melangsungkan program penyuntikan vaksin sesuai timeline. Ia juga mengaku terus berupaya memenuhi target Presiden Joko Widodo untuk merampungkan vaksinasi dalam 15 bulan.

Namun begitu Budi mengakui bahwa ketersediaan vaksin masih menjadi halangan karena sejauh ini pemerintah baru menerima 3 juta dosis vaksin jadi.

Sedangkan total perkiraan pemenuhan ketersediaan vaksin adalah 426 juta dosis yang ditargetkan untuk 181,5 juta penduduk Indonesia. (*)

BERITA REKOMENDASI