Vaksin Sputnik V Diklaim Lebih Murah dari Sinovac

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Rusia memastikan vaksin anti-virus corona (anti Covid-19) buatannya, Sputnik V, akan dibanderol dengan harga terjangkau jika kelak beredar di Indonesia. Meski belum bisa memastikan detail harga pasarannya, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva memastikan harga vaksin Sputnik V tidak akan mencapai ratusan dolar Amerika Serikat.

“Saya belum bisa mengatakan (harga pasti vaksin) karena itu bergangtung dari banyak sekali faktor. Tapi, yang bisa saya jamin adalah vaksin (Sputnik V) ini tidak akan mahal karena seperti yang saya bilang sebelumnya, Rusia mendukung pendirian RI bahwa vaksin corona harus bisa terjangkau bagi seluruh orang di negara kecil maupun besar,” kata Vorobieva.

Sejauh ini pemerintah Indonesia telah berulang kali mengumumkan ke publik bahwa akan membeli vaksin corona Sinovac dari China. PT Bio Farma (Persero) sempat menyebutkan vaksin Sinovac di Indonesia akan berkisar Rp200 ribu/dosis.

Sementara itu di China, sebagian warga China Timur sudah bisa mendapatkan vaksin Sinovac Biotech seharga US$59 atau setara sekitar Rp867 ribu untuk dua kali suntik. Bahkan, Indonesia juga disebut tengah memesan vaksin corona Sinopharm dan CanSino Biologics yang juga berasal dari Negeri Tirai Bambu.

Selain China, Indonesia juga dikabarkan telah melakukan pembicaraan pengadaan vaksin corona dengan sejumlah negara lainnya kecuali Rusia. Salah satunya yang teranyar dilakukan Indonesia adalah mendiskusikan pengadaan vaksin dengan produsen vaksin Covid-19 asal Inggris, AstraZeneca. (*)

BERITA REKOMENDASI