Wakaf Modal Usaha Mikro Tumbuhkan Harapan Pedagang Kecil dan Petani

JAKARTA, KRJOGJA.com – Tidak lama setelah resmi diluncurkan, program Wakaf Modal Usaha Mikro mulai mendata para calon penerima manfaat yang akan menerima modal dari dana wakaf. Salah satu penerima manfaat yang merasakan kebermanfaatan dan keberkahan dari program tersebut adalah Ibu Tati dan Mang Odang.

Beberapa tahun lalu, Tati pernah mengajukan pinjaman berbunga untuk usaha tanaman jual beli pohon sengon (albasia). Namun, setengah jalan, usaha itu merugi. Untung tidak didapat, Tati dan suaminya harus mengembalikan modal beserta bunganya dengan cara dicicil. Ia pun menyambung usaha dengan berjualan makanan ringan. Usaha itu dirintisnya pelan-pelan.

Ikhtiarnya berjualan kue digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Anak sulung Tati baru akan masuk kuliah, sedangkan anak bungsunya masih bersekolah SD. Suami Tati mengalami pemberhentian kerja karena kecelakaan, sementara ia adalah tulang punggung keluarga.

Tidak mau terjerat riba utang untuk kedua kali, Tati amat mendukung Wakaf Modal Usaha Mikro, program yang memungkinkan perputaran ekonomi dari umat ke umat itu. “Dukungan modal usaha yang tanpa bunga tidak membuat beban para pelaku usaha, terkhusus usaha mikro ya. Ini menggunakan sistem wakaf, dari umat ke umat,” ungkapnya.

ACT

BERITA REKOMENDASI