Wakil DIY Bersaing di Pucuk Cool Jam 2019

Editor: Ivan Aditya

BANDUNG, KRJOGJA.com – Dua wakil DIY, Sixty Six Project dari SMKN 2 Kasihan, Bantul (kategori band) dan Smada Dance  dari SMAN 2 Yogyakarta (kategori ekstra kulikuler) bersaing dengan wakil daerah lain pada Pucuk Cool Jam 2019 'Colaboration Unlocked' yang berlangsung di Lapangan PPI Pussenif, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (09/03/2019).

Kedua wakil DIY tersebut bersaing menyedot perhatian juri pada babak final dengan wakil 5 kabupaten/koto lain di seluruh Indonesia diantaranya Makassar, Samarinda, Bandung, Surabaya dan Jabodetabek yang lolos ke babak final.

Ajang Pucuk Cool Jam 2019 sendiri mendapatkan hampir 300 peserta yang berpartisipasi pada digital audition yang dibuka sejak 12 November 2018 hingga 12 Januari 2019. Melakukan roadshow ke 60 sekolah di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar dan Samarinda pada 22 Januari hingga 13 Februari 2019.

Tiga juri dihadirkan dalam ajang ini yakni M Adri Prakarsa (drumer Nidji), Budi Sulistioyuwono untuk kategori Band dan Evelinn Kurniadi  sebagai juri kategori ekstra kulikuler. Masing-masing juri memberikan penilaian dari berbagai segi seperti performance art, skill bermusik dan sejumlah elemen lainnya.

Yustina Amelia, Brand Manager Teh Pucuk Harum mengungkapkan apresiasinya terhadap ke 6 finalis band dan ekstra kulikuler terpilih yang mewakili wilayahnya.

“Pucuk Cool Jam menjadi ajang pencarian bakat sekaligus mewadahi bakat anak muda Indonesia khususnya siswa SMA/SMK untuk berkembang dan mematangkan kemampuan diri yang dimiliki,” kata Yustina Amelia. (Yud)

BERITA REKOMENDASI