Wakil Ketua Komisi II Apresiasi SE Mendagri Larangan ASN “Open House”

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim mengapresiasi langkah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 800/2794/SJ tanggal 4 Mei 2021 yang berisi pembatasan jumlah peserta buka puasa bersama dan larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menggelar gelar griya atau “open house”.

“Saya mengapresiasi kebijakan Mendagri tersebut karena merupakan langkah antisipasi yang tepat agar perayaan Hari Raya Idul Fitri tidak memicu munculnya pusat-pusat penyebaran COVID-19 di Indonesia,” kata Luqman di Jakarta, Kamis (6/5/2021). Karena itu, ia meminta kepada seluruh pemerintah daerah melaksanakan kebijakan tersebut dengan sungguh-sungguh.

Politisi PKB meminta demikian karena menjaga keselamatan rakyat adalah tugas utama setiap kepala daerah. Luqman juga mengingatkan kepala daerah tidak perlu melakukan manuver aneh-aneh yang bertentangan dengan kebijakan Mendagri apalagi menolaknya. Selain itu, Luqman minta kepada Mendagri bersama pemerintah daerah agar sungguh-sungguh waspada dan menyiapkan antisipasi terhadap kemungkinan membludak-nya tempat-tempat wisata selama libur lebaran 6-17 Mei.

Selain itu ia menuturkan bahwa akan lebih baik jika selama libur lebaran, seluruh pemerintah daerah tidak mengizinkan pembukaan tempat wisata di daerah-nya masing-masing. “Karena itu saya minta Mendagri segera bikin kajian mendalam untuk menerbitkan instruksi ke seluruh daerah terkait penutupan tempat wisata selama libur lebaran,” kata Luqman.

Ia juga menilai bahwa berbagai kebijakan antisipatif yang diterbitkan pemerintah pusat seperti larangan mudik, pembatasan buka puasa bersama, larangan gelar griya bagi ASN, jangan sampai rusak dan sia-sia akibat pemerintah tidak menghitung ancaman “badai” COVID-19 yang datang dari tempat-tempat wisata selama libur lebaran.

BERITA REKOMENDASI