Warga Bantul Bantu Korban Gempa Sulteng

PALU, KRJOGJA.com – Bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu, Donggala dan Sigi, Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ikut menimbulkan kepedihan warga Kabupaten Bantul yang bernah dilanda gempa tahun 2006. Sebagai wujud kepedulian, warga Bantul kemudian memberikan bantuan kepada korban gempa di Sulteng sebesar Rp 690.922.750. 

Bantuan tersebut diserahkan Tim Bantuan Kemanusian Bantul yang terdiri Totok Sudarto (Asisten Sekda Bantul), Dwi Daryanto (Kepala BPBD Bantul), M Wirmon Samawi (Ketua PMI Bantul), Riswidodo (Wakil Ketua PMI Bantul) dan Wahyu Eko (Kepala Markas PMI Bantul) kepada Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah (Sekda Sulteng), Mohammad Hidayat Lamakarate, Selasa (18/12/2018) di Kantor Gubernur Sulteng. Atas donasi yang diberikan, Hidayat menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Bantul. 

"Kami atas nama Pemerintah dan Masyarakat Sulawesi Tengah mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Masyarakat Bantul atas bantuan dan perhatiannya. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi simbol persaudaraan," kata Hidayat, yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Sulawesi Tengah. 

Dalam kesempatan itu,Totok Sudarto didampingi Dwi Daryanto mengatakan masyarakat Bantul sangat memahami betapa beratnya menghadapi bencana alam. "Kami sudah pernah mengalami kejadian serupa pada saat terjadi gempa bumi 27 Mei 2006, jadi kami bisa memahami dan merasakan penderitaan warga Sulteng," tutur Totok.  

Wirmon Samawi menambahkan bahwa relawan PMI Bantul bergerak cepat ketika mendengar terjadi bencana alam di Sulteng. "Kami langsung mengadakan rapat dan mobilisasi ketika mendengar kejadian itu. Tim Relawan PMI Bantul meluncur ke Sulteng pada hari ke-3 pasca terjadinya bencana. Selain itu, kami bersama-sama dengan masyarakat Bantul bergotong-royong mengumpulkan donasi untuk korban bencana," jelas Wirmon. 

Bencana Alam yang terjadi di Sulteng pada 28 September 2018 lalu telah memakan banyak korban jiwa dan kerugian materi. Bencana yang meliputi tiga kejadian sekaligus yaitu gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi. Pemerintah Kabupaten Bantul menujuk Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul dan Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul sebagai pusat pengumpulan donasi masyarakat untuk Bencana Alam Sulteng. 

Di tempat yang sama, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) seluruh Kabupaten/Kota se-DIY juga turut menyerahkan bantuan sebanyak Rp 1,2 miliar. (Jon) 

BERITA REKOMENDASI