Warga Cemas, BMKG Sebut Gempa Susulan di Banten Hal yang Lazim

JAKARTA, KRJOGJA.com – Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, menyatakan telah terjadi sebanyak 58 kali gempa susulan di bagian selatan Banten. Gempa susulan terakhir terjadi pada Jumat, 26 Januari 2018 pukul 21.43 WIB dengan kekuatan kecil.

Daryono menyebut, frekuensi kejadiannya sudah menurun drastis sejak terjadinya gempa dan diperkirakan mulai Minggu depan gempa susulan akan segera berakhir.

"Sehingga sejak tadi malam hingga pagi ini belum terjadi aktivitas gempa susulan di Banten selatan," kata Daryono dalam keterangannya, Minggu (28/1/2018).

Dia menjelaskan, gempa susulan harus terjadi agar akumulasi energi yang tersisa di sekitar pusat gempa segera habis sehingga kondisi menjadi normal kembali.

Daryono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mengkhawatirkan hal itu. Sebab, gempa susulan lazim terjadi pascagempa. Namun, dengan melihat trend yang ada kemungkinan kecil akan terjadi gempa susulan yang melebihi gempa utama.

"Masyarakat diimbau tidak mudah panik, kita harus bersabar menunggu proses gempa susulan berakhir. Gempa susulan memiliki karakteristik kekuatannya kecil dan tidak membahayakan," ujar dia.(*)

Baca Juga: Gempa Banten Juga Hancurkan Rumah Warga

BERITA REKOMENDASI