WHO Belum Rekomendasikan Ivermectin Sebagai Obat Covid-19

Editor: Agus Sigit

JAKARTA, KRjogja.com – WHO belum merekomendasikan ivermectin sebagai obat COVID-19. Demikian Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Bidang Farmasi, Prof. Dr. Apt. Keri Lestari,dalam konferensi pers secara dariing Jumat (2/7/2021) malam. Tetapi pada Maret 2021 telah masuk sebagai pedoman untuk uji klinik.

“Ivermectin termasuk obat keras, pembelian harus dengan resep dokter. Selain itu, ivermectin bukan untuk pencegahan COVID-19, tetapi sebagai obat cacing yang dipakai 1 tahun sekali, sehingga efek samping dan keamanan obat belum teruji, perlu pembuktian lebih lanjut,” ujar Prof. Keri.

Sedangkan Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) mengingatkan kepada masyarakat bahwa obat ivermectin merupakan obat keras yang memiliki izin edar sebagai obat cacing. Bisa digunakan sebagai obat COVID-19 hanya untuk kepentingan uji klinik. Penggunaan tidak sesuai indikasi dan tanpa resep dokter bisa menimbulkan efek samping serius

“Ivermectin adalah obat keras yang memiliki izin edar sebagai obat cacing, oleh karena itu Apoteker di Indonesia harus memastikan pemberian obat ini disertakan dengan resep dari dokter,” ujar Ketua PP IAI, apt. Nurul Falah Eddy Pariang.

Guru besar bidang Analisis Farmasi, Prof. Dr. Apt. Yahdiana Harahap menambahkan bahwa riset ivermectin sebagai antivirus COVID-19 diawali dengan uji In Vitro di Australia yang terbukti bisa menghambat replikasi virus SARS-CoV-2, tetapi hal ini tidak bisa dikorelasikan dengan kajian klinis.

BERITA REKOMENDASI