Wisman Polandia ‘Serbu ‘ Bali, Ada Apa?

JAKARTA, KRJOGJA.com  – Indonesia masih menjadi pilihan turis mancanegara untuk berlibur. Hal ini terbukti dengan kedatangan 254 turis asal Polandia di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (25/6).

Para turis asal Polandia itu datang menggunakan pesawat charter LOT Polish Airline. Mereka pun disambut langsung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kemenpar, Agustini Rahayu mengatakan, total wisatawan mancanegara (wisman) asal Polandia yang akan datang ke Indonesia berjumlah 2.540 orang.

Acara penyambutan juga dihadiri beberapa stakeholder pariwisata Indonesia. Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir, serta Duta Besar RI untuk Polandia, HE Peter F Gontha, sangat antusias menyambut para turis Polandia itu. Turut hadir Duta Besar Polandia untuk Indonesia, HE Beata Stoczyńska.

Selain itu, imbasnya pun juga pasti merambah pada sektor perekonomian. Pasalnya selain jumlah kedatangan yang besar, lama tinggal mereka pun cukup panjang. Agustini mengatakan, setiap kelompok wisman Polandia akan berlibur di Indonesia selama 14 hari.

“Rombongan yang tiba hari ini merupakan grup pertama dari total 10 grup yang akan datang dan berlibur ke Indonesia. Total wisman asal Polandia yang akan datang dengan pesawat LOT Polish Airline ini mencapai 2.540 wisman sampai Oktober 2018,” kata Agustini Rahayu.

Agustini menambahkan, kedatangan wisman asal Polandia ini merupakan bentuk kerjasama program charter penerbangan langsung Warsawa – Denpasar. Kerjasama tersebut telah berlangsung sejak tahun 2016.

Berkaca pada angka statistik Kemenpar, wisatawan asal Eropa  menyumbang sekitar 1.862.231 wisatawan sepanjang 2017. Angka tersebut diprediksi terkatrol positif di tahun 2018. Pasalnya larangan terbang atas maskapai nasional kini juga telah dihapus. Artinya pasar wisatawan Eropa kini semakin terbuka untuk dieksplorasi lebih dalam lagi.

"Untuk 2018, Kemenpar menetapkan target sebanyak 2.200.000 juta wisman asal Eropa. Segala bentuk kesempatan akan kami maksimalkan untuk merayu pasar wisatawan asal Eropa," pungkas Agustini. (*)

BERITA REKOMENDASI