Yaqut Cholil Bawa Semangat Gus Dur di Pemerintahan Jokowi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membawa semangat tokoh NU yang juga mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam memimpin Kementerian Agama. Dia menegaskan bahwa Kemenag bukan hanya untuk agama Islam saja.

Yaqut ingin Kementerian Agama seperti pasar seperti yang dulu pernah diucapkan Gus Dur. “Dan sehingga yang disebut pasar oleh Gus Dur ya ini, pasar agama-agama ini ada di Kemenag. Tidak ada perbedaan, enggak ada diskriminasi, semua agama ada di kementerian ini,” kata Yaqut.

Yaqut tak ingin Kemenag menjadi contoh buruk mengenai toleransi antar pemeluk agama. Sebaliknya, Kemenag harus menjadi cerminan bagi lembaga lain.

“Mereka yang bukan saudaramu dalam iman, tapi saudaramu dalam kemanusiaan. Ini contoh toleransi tingkat tinggi yang harus jadi teladan dari sini, dari Kemenag sini,” kata dia.

Selain itu, Yaqut juga ingin agama dikembalikan menjadi instrumen resolusi konflik atas semua persoalan. Ia menolak agama dijadikan dan diidentikkan sebagai sumber konflik dan perpecahan.

Yaqut tak mau agama menjadi aspirasi. Agama, menurutnya, adalah sumber inspirasi. Bukan aspirasi yang dijadikan alat kepentingan politik kelompok tertentu.

“Jadi semua dimulai dari kementerian ini. Saya kira kerjasama dalam mewujudkan cita-cita terhormat ini, kita harus buat sejarah kelak bagi negeri ini,” kata Yaqut. (*)

BERITA REKOMENDASI