YLKI Desak Penarikan Mie Babi

MEDAN, KRJOGJA.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Sumatera Utara mendesak Pemerintah secepatnya menarik peredaran mie instan asal Korea yang telah dipastikan mengandung unsur babi diantaranya merek Samyang, Nongshim dan Ottogi.

"Produk mie dari luar negeri yang tidak melalui ketentuan itu, harus dibersihkan dari super market dan toko yang menjual makanan tersebut," kata Ketua YLKI Sumut, Abubakar Siddk di Medan, Sabtu, (24/6/2017)

Makanan mie produk Korea itu, menurut dia, tidak dibenarkan lagi dipasarkan kepada masyarakat, karena tidak mencantumkan label "mengandung babi" pada kemasan, hal ini jelas sangat berbahaya bagi ummat muslim.

"Jadi, mie yang dianggap bermasalah itu, jangan ada lagi kelihatan di plaza-plaza maupun pusat perbelanjaan di berbagai daerah di tanah air," ujar Abubakar.Ia mengatakan, institusi Dinas Perdagangan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan instansi terkait lainnya harus segera turun ke lapangan, serta melakukan razia untuk menertibkan makanan mie tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI