Pembuat Pil Koplo di Kasihan Dituntut 10- 15 Tahun Penjara

user
Ary B Prass 05 April 2022, 13:37 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bantul Sulistiyadi SH MH, beranggota Junita Astuti SH MH dan Nurhadi Yutama SH MH dalam kasus pabrik obat ilegal di Kasihan Bantul mengajukan tuntutan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bantul, yang diketuai Aminnudin SH MH beranggota Dian Yustisia SH Hum dan Gatot Raharjo SH MH, agar memutuskan menyatakan para terdakwa pemroduksi obat terlarang tersebut bersalah melakukan tindak pidana.

"Dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki perizinan berusaha. Hal tersebut sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 106 Ayat (1) dan Ayat (2) UU No 36 Tahun 2009, sebagaimana diatur dalam Pasal 60 point 10 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Perusahaan , perubahan atas Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan jo Pasal 55 Ayat (1) angka 1 KUHP," ujarnya.

Dalam sidang yang digelar di PN Bantul Senin (4/4/2022) JPU mohon agar Majelis Hakim menjatuhkan pidana masing- masing terdakwa Wisnu dengan pidana penjara selama 10 tahun.

Sedangkan terdakwa Susanto dengan pidana 11 tahun, untuk terdakwa Joko Slamet dengan pidana 12 tahun. Semuanya dipotong selama terdakwa berada dalam masa penahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda antara Rp 300 juta hingga Rp 350 juta.

Menurut Sulistiyadi, yang meringankan para terdakwa , mereka selama dalam persidangan selalu berterus terang dan mereka belum pernah dihukum.

Sidang lanjutan akan digelar pekan mendatang. Sementara pelaku lain dalam memproduksi obat terlarang di Kasihan tersebut, Sucipto sebagai pemilik modal, Erni bertugas di pemasaran dan penyedia bahan baku, Cika pemegang keuangan. Sedangkan Fandiono yang KTP nya dipinjam untuk membuka rekening. Semuanya menjalani proses hukum di Jawa Barat.

Semua barang bukti untuk pembuatan obat terlarang tersebut sekarang diamankan di Gudang Rupbasan Bantul. Obat terlarang yang diproduksi diantaranya, Hexymer, Trihex, DMP, Tramadel, Double L dan Amprazonel. (Jdm)

Kredit

Bagikan