Partai Demokrat: Presiden Harus Tegas Tolak Penundaan Pemilu 2024

user
danar 04 Maret 2022, 21:50 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyatakan, meski mayoritas masyarakat dan parpol menolak penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, Presiden Joko Widodo harus menyatakan dengan tegas sikapnya terkait usulan tersebut.

"Pak Jokowi mesti menyampaikan secara tegas dan mengambil sikap tegas pula terhadap pihak-pihak yang ingin menjerumuskannya melanggar konstitusi dan menjadi Malin Kundang reformasi agar ini benar-benar game over," kata Kamhar, Jumat (4/3/2022).

Partai Demokrat juga meminta Jokowi menindak tegas anak buahnya yang nekat mengusulkan penundaan pemilu. Kamhar menyebut, meski mendapat penolakan tinggi, bukan berarti usulan itu akan mati dengan sendirinya.

"Namun berkaca dari yang sudah-sudah, sekalipun telah mendapatkan penolakan yang tinggi, wacana ini masih terus dikemukakan oleh pihak-pihak yang dekat atau menjadi bagian dari lingkar kekuasaan. Terbaca bahwa ini sistematis dan by design," kata dia.

"Apalagi jika informasi yang beredar benar adanya, bahwa Menko Marves LBP ada di balik ini dalam pengkondisian ketum partai politik, maka bisa saja wacana dan agenda ini terus dijalankan," tambah dia.

Untuk itu, agar benar-benar usulan itu berhenti, Demokrat menilai Jokowi harus menyatakan dengan tegas di publik.

"Karenanya agar benar-benar game over dan tak lagi menjadi bola liar, maka Presiden Jokowi mesti tampil ke publik dan menyampaikan responsnya atas ini. Tak bisa hanya diam dan membiarkan isu ini berlalu begitu saja. Jika diam, menjadi wajar jika publik akan berfpkir bahwasanya Pak Jokowi tahu dan mau," pungkas dia.(*)

Kredit

Bagikan