Tiba-Tiba Dapat Tagihan Pinjaman Online Padahal Tak Pernah Meminjam? Ini Saran OJK

user
agus 31 Desember 2021, 07:15 WIB
untitled

Literasi keuangan masyarakat mengenai layanan finansial berbasis digital semakin hari memang semakin bertambah.

Pemahaman tentang bagaimana cara mengajukan pinjaman online secara bijak dan cermat telah dimiliki oleh banyak orang dari berbagai kalangan. Akan tetapi, jangan sampai hal tersebut membuat Anda menjadi lengah saat akan mengajukan layanan keuangan berbasis digital tersebut.

Pasalnya, praktik penipuan pinjol atau pinjaman online ilegal juga semakin beragam. Merasa kesulitan untuk menjerat korban, pelaku pinjol ilegal akan melakukan modus jebakan baru yang masih jarang diketahui masyarakat, bahkan terkesan licik. Salah satunya adalah praktik melakukan penagihan pada masyarakat yang sebenarnya tak pernah melakukan atau mengajukan pinjaman secara online.

Menanggapi modus baru tersebut, OJK atau Otoritas Jasa Keuangan memastikan bahwa praktik tersebut hanya dilakukan oleh pinjaman online ilegal. Alasannya karena pinjaman online terpercaya yang resmi, terdaftar, dan mengantongi izin usaha OJK tak diperkenankan untuk menghubungi pihak nasabah tanpa persetujuan.

Lalu, apa hal yang perlu dilakukan saat tiba-tiba mendapat tagihan pinjaman online padahal tak pernah mengajukan pinjaman? Tak perlu khawatir, OJK telah memberikan beberapa saran untuk menyiasati modus penipuan tersebut. Berikut adalah penjelasannya.

1. Hubungi Pihak Kepolisian

Jika mengalami penagihan pada aktivitas pinjaman yang tak pernah diajukan, jangan ragu untuk melaporkannya ke pihak kepolisian. Apalagi kalau sudah menjurus ke aktivitas yang mengganggu dan mengusik kenyamanan dan keamanan, seperti, terdapat indikasi ancaman ataupun pencemaran nama baik.

Modus penipuan oleh pinjaman online ini sebenarnya bukan kasus baru. Telah ada sejumlah korban yang melaporkan kasus serupa ke pihak kepolisian beberapa waktu belakangan. Selain itu, pastikan untuk segera menghapus dan memblokir nomor kontak yang melakukan penagihan tersebut, serta jangan pernah tergugah untuk menghiraukannya.

Tak harus mendatangi kantor polisi terdekat, Anda bisa melaporkan modus penipuan ini secara online. Caranya dengan mengunjungi situs patrolisiber.id serta melalui e-mail info@cyber.polri.go.id.

2. Buat Laporan ke Pihak Otoritas Jasa Keuangan atau OJK

Selain menghubungi pihak kepolisian, Anda juga bisa membuat laporan ke pihak Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Selayaknya di kepolisian, laporan ke pihak OJK terkait modus ini juga bisa dilakukan secara online, yakni melalui nomor hotline 157, via WhatsApp di nomor 081 157 157 157, maupun e-mail pada alamat konsumen@ojk.go.id.

Membuat laporan ke pihak OJK ini penting untuk dilakukan agar aktivitas dan operasional dari pinjaman online ilegal yang melakukan praktik penipuan tersebut bisa segera dihentikan. Dengan begitu, potensi munculnya korban baru menjadi semakin kecil dan menjadikan layanan keuangan berbasis digital lebih aman.

3. Informasikan Masalah Tersebut ke Kemenkominfo

Anda juga bisa melaporkan penipuan pinjaman online dengan modus menagih utang padahal tak pernah mengajukan tersebut ke Kemenkominfo. Cara membuat laporan ke pihak Kemenkominfo bisa melalui laman situs aduankonten.id, via e-mail di alamat aduankonten@kominfo.go.id, serta nomor kontak WhatsApp pada nomor 081 192 24545.

4. Tak Asal Membuka Tautan dari Pihak Tak Dikenal

Agar tak sampai mengalami atau menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh oknum pinjaman online ilegal, OJK mengimbau kembali pada masyarakat agar berhati-hati saat menggunakan internet ataupun aplikasi pada smartphone. Maksimalkan keamanan dan kewaspadaan terhadap risiko pencurian data pribadi yang kerap dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab di jagat maya.

Jangan pernah pula membuka atau mengklik tautan yang dikirimkan via SMS, WhatsApp, aplikasi media sosial, ataupun e-mail dari pengirim atau sumber yang tak jelas. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari risiko terjebak aksi kriminal siber ataupun semacamnya yang mampu mengancam data pribadi.

5. Sampaikan pada Seluruh Kontak yang Tersimpan di Smartphone untuk Tak Menggubris Pesan atau Panggilan Telepon dari Nomor Tak Dikenal

Terkadang, saat menjadi target sasaran pinjaman online ilegal, oknum di belakangnya telah mengantongi sejumlah data pribadi yang tersimpan pada perangkat. Salah satu contohnya adalah informasi kontak yang ada pada smartphone.

Biasanya, saat proses penagihan pada korban tak membuahkan hasil, pihak pinjol ilegal akan menghubungi nomor kontak yang berhasil didapatkannya tersebut. Nah, daripada mengalami pengalaman yang sama dan berisiko menjadi target sasaran selanjutnya, sampaikan pada seluruh kontak yang tersimpan pada smartphone Anda untuk tak menggubris pesan maupun panggilan telepon dari orang tak dikenal yang melakukan penagihan pinjaman online tiba-tiba.

Jangan Panik dan Tetap Berpikir Jernih saat Dapat Tagihan Pinjaman Online Tiba-Tiba

Dengan akal bulusnya, modus penipuan baru oleh pinjaman online ilegal pasti akan terus bermunculan seiring dengan berjalannya waktu. Tak perlu panik, tetap berpikir jernih saat sedang berusaha dijebak oleh oknum tak bertanggung jawab.

Untuk praktik penipuan dengan melakukan penagihan pinjaman online padahal tak pernah mengajukan, pastikan untuk mengikuti anjuran OJK di atas agar tak menjadi korban, ya!

Kredit

Bagikan