Menolak Cinta, Nyawa Guru SMP Melayang

user
Ary B Prass 31 Oktober 2021, 17:16 WIB
untitled

PURWOREJO, KRJOGJA.com- Penganiayaan berat menimpa Wira Akhadiyati (33) dan ibunya Rofiatun (66) warga Dusun Lengis, Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Minggu (31/10/2021) pagi. Akibatnya, Wira Akhadiyati yang merupakan guru di SMPN 10 Purworejo Kecamatan Grabag, meninggal dunia, sedangkan Rofiatun menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Perbuatan itu diduga dilakukan oleh pria berinisial AY (55), warga Desa Secang, Kecamatan Ngombol, Purworejo. Penganiayaan dilakukan pelaku di rumah korban.

"Dugaannya korban menolak cinta dari AY, sehingga terduga pelaku gelap mata dan melakukan penganiayaan terhadap korban Wira dan ibunya," kata Kasubag Humas Polres Purworejo Iptu Madrim Suryantoro.

Peristiwa itu diketahui tetangga korban, Dedi Setiyawan. Dedi mendengar teriakan meminta tolong, kemudian bergegas menuju rumah korban.

Saksi itu juga melihat terduga pelaku AY keluar dari rumah korban dan berlari ke arah utara.

"Mengetahui ada dua korban terluka, saksi memanggil tetangga dan mengevakuasi keduanya ke rumah sakit," ucapnya.

Namun, Wira Akhadiyati tewas dalam perawatan dokter RS Palang Biru Kutoarjo, sedangkan Rofiatun dirujuk ke RSUD Dr Tjitrowardoyo untuk dirawat secara intensif. "Satu korban meninggal dunia, satu dirawat," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono mengemukakan, tim reskrim polres dibantu Polsek Grabag melakukan penyelidikan. Polisi juga terus melakukan pengejaran untuk meringkus pelaku.

"Identitas terduga pelaku sudah diketahui dan kami lakukan pengejaran," tandasnya. (Jas)

Credits

Bagikan