Butuh Peran Pimpinan Satker Wujudkan Budaya Integritas

user
tomi 01 Maret 2021, 18:45 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani ZI WBK / WBBM bukanlah proses yang singkat, melainkan merupakan proses perubahan terus menurus yang didukung penuh oleh pimpinan dan melibatkan seluruh komponen yang ada dalam organisasi.

“Saya berharap integritas akan semakin tertanam di dalam setiap individu ASN di lingkungan Kemendikbud, sehingga pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM bukan lagi dipandang sebagai sebuah tuntutan atau beban, melainkan menjadi budaya yang tertanam dan terbangun dengan sendirinya melalui kesadaran individu.”

Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ainun Na`im pada acara Penyerahan Piagam Pernghargaan Satuan Kerja Berpredikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI – WBK/WBBM) Tahun 2020.

“Membangun integritas harus dilaksanakan terus-menerus, bukan semata mengejar penghargaan, melainkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Ainun Na`im yang menempatkan kepuasan masyarakat sebagai penghargaan tertinggi.

Ainun Na`im menilai, penghargaan yang diberikan bukanlah sekedar penghargaan. melainkan bentuk apresiasi atas pencapaian satuan kerja. Di mana seluruh aktifitas, pekerjaan, dan pelayanan yang diberikan sudah terlepas dari tindakan korupsi, benturan kepentingan, pelanggaran disiplin, penyimpangan dari Prosedur Operasional Standar (POS), penggunaan anggaran yang tidak efektif dan tidak efisien, serta pelayanan yang asal-asalan atau mengharap pamrih.

Lebih lanjut, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud, Chatarina Muliana Girsang mengimbau kepada seluruh pimpinan satuan kerja untuk menjadi leader dan role model dalam membangun konsistensi pelayanan yang berkualitas sesuai dengan aturan yang berlaku dan berorientasi kepada publik.

Sebagai salah satu pengelola anggaran terbesar, Chatarina mengingatkan bahwa Kemendikbud bertanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik. Tugas tersebut merupakan tantangan tersendiri dan harus disikapi dengan keikhlasan dan semangat memberikan layanan terbaik. “Jangan sampai satuan kerja yang mendapat predikat ZI WBK/WBM nanti berkurang kualitas layanannya,” ujarnya memberi penekanan.

Dalam laporannya, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala), Kemendikbud, Mustangimah menjelaskan bahwa pembangunan ZI WBK/WBBM tahun 2020 di lingkungan Kemendikbud dimulai dengan penyampaian usulan calon unit kerja berpredikat ZI WBK/WBBM. (Ati)

Kredit

Bagikan