Merampok dan Membacok Warga, Dua Residivis Ditangkap Polsek Pakem

user
danar 28 Februari 2021, 11:30 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Petugas Unit Reskrim Polsek Pakem kembali menorehkan prestasi dengan mengungkap kasus pencurian yang disertai kekerasan. Dua tersangka yakni IV alias Panjul (29) asal Magelang Jawa Tengah dan OG alias Olga (23) warga Tempel Sleman.

"Dua tersangka merupakan residivis, mereka kami tangkap di daerah Turi Sleman, Jumat malam kemarin. Saat ditangkap, keduanya hendak merental mobil yang kami duga akan digunakan sebagai sarana untuk melakukan tindak kejahatan," ungkap Kapolsek Pakem Kompol Chandra Lulus Widiantoro, Minggu (28/2/2021).

Dijelaskan, terungkapnya kasus itu hasil kerja keras anggota unit Reskrim dipimpin Kanit AKP Hadi Purwanto SH dan Panit I Ipda Lili Mulyadi SH MM serta Panit II Aiptu Yohanes Eko Sariyono. Penyelidikan diawali laporan Bambang (40) warga Sleman yang menjadi korban pembacokan serta pencurian. Kejadian bermula saat korban keluar dari sebuah penginapan di Pakem Sleman, berboncengan mengendarai motor dengan teman wanitanya, Jumat (22/2/2021) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat di jalan, dibuntuti oleh kedua pelaku yang berboncengan Honda Vario.

Setibanya di Dusun Boyong, kedua pelaku menyuruh korban berhenti dan mencabut kunci sepeda motor korban. Setelah itu korban diancam agar diam dan jangan berteriak kemudian pelaku menghunus pedang lalu menyabetkannya ke arah helm korban sebanyak dua kali. Selanjutnya, membacok dan mengenai lengan kiri korban sehingga luka sobek dan mengeluarkan banyak darah.

Pelaku kemudian merampas 1 buah HP dan dompet berisi uang Rp 500 ribu dan surat-surat penting. Usai beraksi, pelaku kabur sedangkan korban yang mengalami luka cukup parah oleh warga yang sedang melintas dibawa ke rumah sakit terdekat," ungkap Kapolsek.

Berdasarkan ciri-ciri pelaku dan rekaman CCTV yang dilacak oleh polisi, kedua pelaku berhasil dibekuk, Jumat (26/2/2021) pukul 21.00 di Jalan Raya Dusun Somohitan Girikerto Turi Sleman. Dalam kasus itu, polisi menyita barang bukti antara lain, pedang untuk membacok korban, motor dan dua buah helm yang digunakan saat melakukan tindak kejahatan.(Ayu)

Credits

Bagikan