Bongkar Sindikat Pencurian Mobil, 2 Dari 4 Pelaku Terpaksa Ditembak

user
danar 10 Juli 2020, 14:40 WIB
untitled

BANTUL, KRJOGJA.com - Jajaran Satreskrim Polres Bantul bersama Polda DIY berhasil meringkus sindikat pencurian mobil Pick Up yang beraksi di beberapa wilayah Jawa.

"Mereka semua residivis yang sudah mahir dalam bongkar pasang mobil," jelas Direskrim Polda DIY, Kombes Pol Rudi Satiya Burkan, didampingi Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto dan Kapolres Bantul, AKBP Wahcyu Tri Budi Sulistiyono dalam konferensi pers di ruang loby Mapolres Bantul, Jumat (10/7/2020).

Empat tersangka, yakni Mdy (33) warga Kalimantan Barat, Syt (46) warga Bumiayu Brebet, Nur (46) warga Moga Pemalang dan Agus warga Kertanegara Purbalingga, kini diamankan di Mapolres Bantul, bersama barang buktinya, berupa 1 mobil Avanza, 1 Ayla, 5 unit Pick Up dan peralatan melakukan kejahatannya. Dua dari mereka terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri saat ditangkap.

Selasa (30/6/2020) mereka beraksi di wilayah Trimurti Srandakan Bantul dengan sasaran mobil Pick Up Suzuki Futura ST 50 milik Narto (34). Waktu itu pemilik mobil bersama rekannya ngobrol di teras rumah hingga Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 masih melihat mobilnya di teras rumah. Seusai ngobrol kemudian pemilik mobil tidur, tetapi ketika bangun tidur pukul 06.00 mobilnya sudah raib dari teras rumahnya.

Kasus tersebut segera dilaporkan ke Polsek Srandakan dan Polres Bantul. Dengan laporan tersebut, Tim Opsnal Polres Bantul yang dipimpin Iptu Supriyadi diperkuat jajaran Polda DIY langsung melakukan pelacakan. Selasa (7/7/2020) petugas berhasil meringkus 3 pelaku di Bumiayu Brebes Jateng dan 1 orang di Randublatung Pemalang Jateng.

"Tetapi ketika ditangkap 2 pelaku dari mereka ada yang berusaha melawan dan berusaha kabur, sehingga dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan senjata laras pendek pada kakinya," jelas AKBP Rudi.

Sekarang 4 tersangka dan barang buktinya, mobil Avanza Nopol G 8699 HG, Ayla Nopol R 8773 FS, Pick Up Carry Nopol R 8151 IA, Pick Up Colt Nopol R 1918 KL, Pick Up Carry R 8357 C, Pick Up Carry Super Cargo tanpa Nopol. Barang bukti lain, 3 unit casin mobil, kompresor , mesin las perasalatan untuk aksi kejahatan lainnya.

Para pelaku diancam pasal 363 KUHP dengan pemberatan dan pasal 480 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun.(Jdm)

Credits

Bagikan