Lima Negara ini Lakukan Lockdown Guna Mengurangi Penyebaran corona, Berikut Daftarnya :

user
tomi 16 Maret 2020, 10:44 WIB
untitled

Virus corona atau COVID-19 saat ini sudah menyebar hampir ke semua negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah menetapkan virus corona sebagai pandemik global.

Saat ini sejumlah negara telah mengambil langkah cepat untuk mencegah penyebaran virus corona, salah satunya dengan melakukan lockdown atau menutup akses keluar-masuk ke negara atau kota mereka.

Pemerintah Tiongkok, negara di mana menjadi pusat awal terjadinya penyebaran virus, telah menerapkan kebijakan ini. Begitu juga dengan beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah.

Berikut negara-negara yang memutuskan untuk me lockdown wilayahnya akibat virus corona.

1. Italia

Suasana di luar stadion sebelum pertandingan antara AC Milan melawan Genoa dimulai di ruang tertutup untuk penonton saat jumlah kasus positif COVID-19 semakin meningkat di San Siro, Milan, Italia, pada 8 Maret 2020.

Italia merupakan negara di Eropa yang melakukan penutupan pertama kali terhadap akses keluar masuk di negaranya. Hingga saat ini terdapat lebih dari 15 ribu kasus virus corona dengan kematian sebanyak lebih dari seribu kasus.

Mengutip dari nbcnews, penutupan juga diberlakukan untuk toko-toko, tempat wisata, dan beberapa restoran. Namun untuk supermarket, toko makanan kecil, dan apotek masih berjalan dengan normal.

2. Filipina terutama di Manila

Presiden Filipina, Rodrigo Duerte, mengonfirmasi bahwa Filipina menutup akses perjalanan darat, laut, mau pun udara dengan tujuan atau kedatangan dari Manila. Hal tersebut untuk melindungi masyarakat di luar Manila tidak terpapar virus corona.

Dikutip dari thestar, Kamis 12 Maret 2020, Duterte setuju untuk mengeluarkan larangan terkait pertemuan massal, penutupan sekolah selama satu bulan, dan melakukan karantina terhadap masyarakat yang terdeteksi terpapar virus corona.

3. Norwegia

Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg, mengumumkan bahwa Norwegia akan melakukan penutupan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya peningkatan wabah virus corona.

Hal tersebut meliputi sekolah, restoran, dan menghentikan semua kegiatan olahraga. Sementara untuk para pendatang atau warga negara Norwegia yang baru kembali ke negaranya, harus menjalani masa karantina selama dua minggu.

Sejak kasus pertama virus corona Norwegia, saat ini dikonfirmasi jumlah orang yang terinfeksi telah meningkat menjadi 621 pada hari Rabu lalu.

4. Denmark dan Irlandia

Dikutip dari nypost, Kamis 12 Maret 2020, Irlandia bersamaan dengan Denmark, sepakat melakukan penutupan terhadap negara mereka sebagai upaya mencegah meningkatnya wabah virus corona.

Hal tersebut dimulai pada Kamis (12/3) malam, di mana semua sekolah, perguruan tinggi, fasilitas penitipan anak, dan lembaga budaya akan ditutup. Tidak hanya itu, semua acara massal yang mendatangkan orang sebanyak 100 sampai 500 orang dibatalkan.

Denmark sendiri melakukan penguncian setelah Italia mengumumkan penguncian terhadap akses keluar-masuk negaranya. Hingga saat ini, jumlah kasus virus corona di Denmark menyentuh angka 514 kasus.

5. Kuwait

Selanjutnya adalah Kuwait, yang akan melakukan penguncian di seluruh wilayahnya. Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga akan melarang semua penerbangan komersial pada Jumat (13/3) ini.

Dikutip dari Reuters, Jumat (13/3) Menteri Perdagangan Kuwait Khalid Al Roudan berusaha untuk meyakinkan masyarakatnya bahwa pasokan makanan dan barang lainnya cukup, walau harus menghentikan kegiatan ekspor dan impor makanan untuk sementara. (*)

Kredit

Bagikan