Tiga Kurir Sembunyikan 3 Kg Sabu di Selangkangan

user
ivan 21 Oktober 2017, 13:22 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Otoritas Bandara Internasional Adisutjipto berhasil mengamankan tiga penumpang pesawat Sriwijaya Air tujuan Yogyakarta - Balikpapan, Jumat (20/10/2017) siang pukul 13.16 WIB. Ketiga orang berinisial WW (29), BS (26), MR (21) ini berusaha menyelundupkan sabu-sabu seberat total 3 kilogram yang diletakkan di selangkangan.

Peristiwa tersebut bermula ketika petugas Aviation Security (Avsec) mencurigai gelagat salah satu orang yakni BS ketika melalui pemeriksaan Walk Through Metal Detector (WTMD), Jumat (20/10/2018) sekitar pukul 13.16 WIB. Personel kemudian mengarahkan penumpang tersebut ke pemeriksaan body screening.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu bungkus sabu-sabu di selangkangan dan langsung mengembangkan pemeriksaan dan berhasil menemukan dua pelaku lainnya. Setelah diperiksa kita temukan dua paket sabu-sabu di selangkangan dan satu paket di dalam tas ransel,” ungkap Kepala Bidang Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, AKBP Mujiyana, Sabtu (21/10/2017).

Mujiyana mengungkap, tiga pelaku kurir narkoba ini mengaku sebelum tiba di Adisutjipto, mereka terbang dari Pekanbaru menuju Yogyakarta menggunakan maskapai penerbangan Lion Air JT 279. “Mereka mengambil barang dari Pekanbaru untuk dibawa ke Balikpapan, sebenarnya ada satu pelaku perempuan yang bertindak sebagai pengarah namun bisa melarikan diri, kami sedang kejar saat ini,” sambung Mujiyana.

Kepada petugas, ketiganya mengaku mendapatkan upah Rp 13 juta untuk mengantarkan paket sabu tersebut. Bulan Agustus lalu, mereka juga sempat melakukan penyelundupan sabu dari Palembang menuju Balikpapan dan berhasil lolos.

Atas perbuatan ini, ketiganya terpaksa mendekam di balik jeruji besi dan terancam hukuman mati. “Ancamannya hukuman mati bagi ketiganya. Kita juga akan berusaha cari pelaku yang kabur dan menelusuri jaringannya,” pungkas Mujiyana.

Danlanud Adisutjipto, Marsma Novyan Samyoga menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi sedikitpun upaya peredaran narkoba yang melewati bandara di Yogyakarta. Ia pun meminta siapa saja yang berpikiran ingin coba-coba untuk mengurungkan niatnya karena pasti akan tertangkap.

“Jangan coba-coba menyelundupkan narkoba lewat Adisutjipto karena pasti tertangkap. Kami ingatkan pada siapapun juga yang punya niat itu,” tegas Novyan. (Fxh)

Kredit

Bagikan