Maggala Agni Pantau Kebakaran Lahan Objek Vital

user
tomi 16 Oktober 2017, 21:12 WIB
untitled

PADANGLAWAS UTARA, KRJOGJA.com - Manggala Agni selain melakukan pengecekan lapangan (groundcheck) dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla),  juga berkewajiban memantau kondisi objek vital nasional, seperti bandara. Misalnya, Manggala Agni Daops Labuhanbatu yang senantiasa memantau kondisi asap di wilayah bandara Aek Godang, Kabupaten Padanglawas Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Hasil pantauan Kondisi Cuaca Bandara Aek Godang pada Minggu, 15 Oktober 2017 menunjukkan bahwa aktifitas penerbangan berjalan lancar, tidak ada asap ataupun kabut, dengan suhu berkisar 23 - 300 C, dan kecepatan angin 20 Km/jam.

Sementara itu di kabupaten lain, Manggala Agni bersama-sama dengan masyarakat melakukan pemadaman dini di Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan pada lahan masyarakat seluas ±2 Ha. Api berhasil dipadamkan dengan peralatan sederhana. (15/10/2017)

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B. Panjaitan menyampaikan bahwa  hotspot yang terpantau oleh satelit segera ditindaklanjuti oleh Manggala Agni dengan melakukan groundcheck ke lokasi terindikasi hotspot.

“Manggala Agni siap melakukan pemadaman dini pada lokasi yang terpantau hotspot. Dalam melaksanakan groundcheck, Manggala Agni sudah dibekali dengan peralatan pemadaman baik peralatan manual maupun peralatan mesin dalam ukuran kecil", tambah Raffles.

Sampai dengan 15 Oktober 2017, berdasarkan satelit NOAA terdapat hotspot sebanyak 2.400 titik di seluruh Indonesia. Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2016, jumlah hotspot tercatat sebanyak 3.563 titik. Dibandingkan tahun lalu, terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.163 titik atau sebesar 32,64%.

Sementara, satelit TERRA-AQUA (NASA) confidence level ≥80% mencatat terdapat 1.927 hotspot. Jumlah ini menurun sebanyak 1.701 titik (46,88%), jika dibandingkan dengan tahun 2016 pada periode yang sama, yaitu sebanyak 3.628 titik.(*)

Kredit

Bagikan