Kemnaker - GP Ansor Berangkatkan 1.000 Pemagang ke Jepang

user
ivan 10 Mei 2017, 02:10 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor mempersiapkan keberangkatkan 1.000 anggota untuk mengikuti program pemagangan ke Jepang melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Menaker M Hanif Dakhiri dan Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas.

"Pelatihan kerja dengan pola pemagangan luar negeri tidak boleh disalahartikan sebagai pengiriman tenaga kerja ke luar negeri yang berorientasi mendapatkan penghasilan. Jadim sesungguhnya pelatihan kerja dengan pola pemagangan luar negeri dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kemampuan SDM kita mendekati standar kompetensi industri multinasional agar mampu bersaing di pasar kerja global," kata Hanif di Jakarta, Selasa (09/05/2017) malam.

Sehubungan hal itu ia berharap sekembalinya ke Indonesia, para peserta pemagangan tersebut bisa berwirausaha atau bekerja di perusahaan. Peserta magang juga diharapkan mampu menularkan kebiasaan positif berupa etos kerja dan kompetensi yang tinggi sebagai kontribusi kepada perusahaan dimana dia bekerja. Sebab, produktivitas setiap tenaga kerja akan berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan.

"Demikian pula produktivitas perusahaan akan berdampak pada produktivitas nasional dan muara akhirnya akan memperbaiki tingkat daya saing nasional di dunia internasional, " kata Hanif. Selama tiga tahun mengikuti program pemagangan di Jepang, menurutnya, peserta ditempatkan di perusahaan-perusahaan di Jepang dan menerima uang saku sebagai bekal hidup selama di Jepang. Jika dijumlahkan, kontribusi perusahaan di Jepang bagi peserta magang mencapai Rp. 16.946 Milyar setiap tahunnya.

Terkait hal ini Yaqut Cholil menyambut positif adanya kerjasama pola pemagangan Kemnaker dengan GP Ansor yang saat ini jumlah anggotanya  mencapai 1.7 juta orang anggota. "Kerjasama ini makin konkrit dan tak akan disia-siakan oleh GP Ansor. Ini jadi pembuktikan GP Ansor untuk bersikap amanah dan mudah-mudahan bisa ditingkatkan lagi kerjasamanya hingga 500 ribu anggota," tandasnya. (Ful)

Kredit

Bagikan